Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini baru saja meresmikan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar sepanjang 140,9 kilometer (Km). Berapa besaran tarif yang harus dikeluarkan saat melintasi Tol Bakauheni-Terbanggi Besar?
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan, keputusan tarif tol tersebut saat ini belum ditetapkan, dan tak akan dikenai biaya untuk beberapa waktu ke depan.
"Iya, ini bakal gratis antara dua minggu atau mungkin sebulan," ujar dia saat peninjauan di area Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Jumat (8/3).
Keputusan ini disebutkan merupakan hal yang wajar pada masa-masa awal pengoperasian tol. "Mudah mudahan bisa supaya orang menikmati dulu," sambungnya.
Ke depan, Menteri Basuki buka kemungkinan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar akan dikenai tarif Rp 1.000 per Km. Menurutnya, besaran tersebut terhitung laik diterapkan.
"Misalnya sarannya pak Jokowi kalau nanti ini Rp 1.000 per Km. Kalau 140 Km berarti Rp 140.000. Mahal atau murah, itu pasti relatif," ujar dia.
"Nah sekarang tinggal marketingnya. kalau kita langsung Rp 140.000 yang masuk mobil cuma 10 misalnya. Tapi kalau dia menjadi Rp 70.000 (hitungan Rp 500 per Km) yang masuk 20 mobil mau yang mana yang dipilih. Itu kan marketing?" tambahnya.
Adapun faktor terpenting dari pengenaan tarif tol, dia melanjutkan, yakni faktor kenyamanan pengguna. "Kalau sudah nikmat, mungkin tarifnya naik pun pengguna tidak akan terasa," tandasnya.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com