OJK Sebut Pengetatan Pengawasan Pasar Modal Untuk Tingkatkan Kepercayaan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan reformasi atas pengawasan pasar modal untuk menjamin kepercayaan pelaku pasar. Namun, banyak pemain pasar modal yang keberatan atas ketatnya pengawasan OJK di pasar modal saat ini.

Rita
Oleh Rita - Reporter
OJK Sebut Pengetatan Pengawasan Pasar Modal Untuk Tingkatkan Kepercayaan
IHSG menguat. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan reformasi atas pengawasan pasar modal untuk menjamin kepercayaan pelaku pasar. Namun, banyak pemain pasar modal yang keberatan atas ketatnya pengawasan OJK di pasar modal saat ini.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK, Yunita Linda Sari, menjelaskan bahwa OJK tidak bermaksud memberatkan. OJK, lanjutnya, bermaksud membangun sebuah sistem yang terintegrasi sehingga mempermudah pengawasan dan semua orang bisa berpartisipasi dalam pasar modal ini.

"Harapan kita itu bukannya mencari kesalahan, tapi yang ingin kami lakukan itu kembali ada keseimbangan informasi kemudian ada kesempatan, jadi semua orang bisa berkegiatan di pasar modal," ujar dia dalam Keterangan Pers Reformasi Bidang Pengawasan Pasar Modal, Rabu (22/7).

"Jadi memang kalau di awal-awal agak painful, kan kalau perubahan memang selalu seperti itu. Tapi diharapkan nanti kedepannya kita bisa menata pasar modal kita lebih kredibel dan terpercaya," sambung Yunita.

Sebagai informasi, OJK telah mengembangkan berbagai tools untuk pengawasan sektor jasa keuangan secara terintegrasi agar terjadi pengawasan yang efektif dan efisien. Pada 2017, otoritas ini telah mengembangkan beberapa infrastruktur pengawasan.

Salah satunya Penerapan Sistem Pemantauan Efek Terintegrasi (SIPETRO). Sistem ini memungkinkan pemantauan transaksi efek secara real time yang terintegrasi. Sebelumnya monitoring saham dilakukan secara manual dan pengawasan bersifat post trade atau sesudah terjadi.

Sistem ini juga dikembangkan dalam pengawasan obligasi dan pengembanan sistem informasi debitur (SID). Dengan pengembangan teknologi pengawasan bisa secara real time.

"Dengan kita bangun seperti itu kan inshaallah banyak yang percaya kepada pasar modal, banyak investornya, banyak yang memanfaatkan dengan mengeluarkan produk baru. Ditunjang dengan infrastruktur yang baik dan canggih, inshaallah kan kedalaman pasar modal kita kedepannya ini akan lebih baik," tutur Yunita.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6

Rekomendasi