Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

OJK catat potensi bisnis asuransi umum di Indonesia capai USD 14 M

OJK catat potensi bisnis asuransi umum di Indonesia capai USD 14 M asuransi. igiftblog

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut kontribusi industri asuransi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia masih rendah. Padahal, bisnis industri keuangan nonbank ini berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan NonBank (IKNB) OJK Firdaus Djaelani mengakui potensi bisnis asuransi umum di Tanah Air sangat menggiurkan. Tercatat, potensi premi asuransi umum di Indonesia sebesar USD 14 miliar atau setara Rp 190,4 triliun (kurs Rp 13.600 per USD) belum tergarap.

"Jadi ini menggambarkan potensi pengembangan industri asuransi masih sangat besar," ujarnya saat Peluncuran Buku 'Selami Asuransi Demi Proteksi Diri', Jakarta, Senin (26/10).

Dia menyebut sejumlah penghambat pertumbuhan bisnis asuransi. Salah satunya, penetrasi pasar masih cukup rendah seiring lemahnya kesadaran masyarakat menggunakan jasa asuransi untuk kesehatan, investasi dan lainnya.

"Mungkin karena income per kapita masih rendah, masyarakat Indonesia belum menjadikan asuransi sebagai kebutuhan utama. Asuransi masih dianggap kebutuhan sekunder, bahkan tersier atau barang mewah. Jadi kami terus melakukan pendalaman pasar keuangan kepada masyarakat," jelasnya. (mdk/yud)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP