Menteri Susi: Kapal asing ilegal pencuri ikan dan pengemplang pajak

Kapal asing ilegal memiliki banyak bendera sebagai modus terhindar dari pajak.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Menteri Susi: Kapal asing ilegal pencuri ikan dan pengemplang pajak
Menteri Susi Pudjiastuti. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Di mata Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, keberadaan kapal asing ilegal di Indonesia sudah sangat merugikan. Tidak hanya mencuri ikan, kapal ini juga menghindari pajak negara.

Dari penelusurannya, kapal ilegal memiliki banyak bendera sebagai modus terhindar dari pajak. Ketika masuk wilayah perairan Indonesia mereka pasang merah putih. Kemudian mereka kabur ke Thailand dengan menggunakan bendera negara tersebut.

"Kapal mencuri di sini, lalu kabur ke mana-mana. Mereka duplicate, negara mana mereka pergi. Yang pasti itu bukan asli Indonesia. Ini modus mereka menghindari pajak, mereka tidak terdaftar juga di Thailand," ucap Susi saat konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Senin (2/2).

Susi mengklaim tak segan menenggelamkan semua kapal asing ilegal yang tertangkap. Dia juga berharap negara lain atau negara tetangga melakukan hal sama.

"Dia bisa berpindah-pindah, tidak ada satu aturan hukum perpajakan dan lain sebagainya. Ketangkep tenggelamin saja sudah. Sekarang tidak ada perusahaan yang teriak. Mereka jahat, ada manusia bangsa mereka. Dia tahu kita akan deportasi," tegasnya.

Menteri Susi mengaku bakal terus memburu keberadaan kapal ilegal. Dalam pandangannya, ini sebagai salah satu bentuk revolusi mental seperti gagasan Presiden Jokowi.

Rekomendasi