Menteri Rini soal Blok Rokan: Modal Pertamina tumbuh besar hingga ke negara lain

Pertamina menjadi pengelola Blok Rokan setelah kontrak Chevron Pacific Indonesia habis pada 2021. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, mengaku bangga atas capaian Pertamina yang berhasil merebut Blok Rokan. Menteri Rini yakin Pertamina akan menjadi produsen migas terbesar di Indonesia.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Menteri Rini soal Blok Rokan: Modal Pertamina tumbuh besar hingga ke negara lain
Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Rini Soemarno. ©Humas BUMN

Pemerintah resmi menunjuk PT Pertamina (Persero), sebagai pemenang Blok Minyak dan Gas (Migas) Rokan. Dengan hasil itu, Pertamina menjadi pengelola Blok Rokan setelah kontrak Chevron Pacific Indonesia habis pada 2021.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, mengaku bangga atas capaian Pertamina yang berhasil merebut Blok Rokan. Menteri Rini yakin Pertamina akan menjadi produsen migas terbesar di Indonesia.

"Bangga kita memenangkan blok rokan saya yakin Pertamina memiliki kemampuan untuk mengelola sumur tersebut. Karena itu adalah modal kita untuk kita makin tumbuh besar juga bukan hanya di Indonesia tapi di negara lain," kata Menteri Rini saat ditemui di Lampung, Rabu (8/8).

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar mengatakan, setelah mengevaluasi terhadap dua proposal yang diajukan Pertamina dan Chevron, pemerintah menetapkan Pertamina sebagai operator Rokan dari 2021 sampai 2041.

"Tim 22 WK setelah melihat proposal yang dimasukan sore ini jam 5 sore, maka pemerintah lewat Menteri ESDM menetapkan pengelola Blok Rokan mulai 2021 selama 20 tahun ke depan akan diberikan kepada Pertamina," kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM.

Arcandra menuturkan, setelah diserahkan ke Pertamina mulai 2021, perusahaan tersebut akan berbagi hak partisipasi (Participating Interest/PI) ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan porsi 10 persen.

"Untuk ke depannya selain diserahkan Pertamina,10 persennya diserahkan hak partisipasi BUMD yang ditunjuk," tutur Arcandra.

Rekomendasi