Mentan Amran: Saya baru dapat laporan harga beras mulai turun

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim pasokan beras jelang memasuki Bulan Ramadan ini sangat aman. Sebab, stok beras di Perum Bulog saat ini berada di atas 1 juta ton.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Mentan Amran: Saya baru dapat laporan harga beras mulai turun
Mentan Amran Sulaiman. ©2017 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim pasokan beras jelang memasuki Bulan Ramadan ini sangat aman. Sebab, stok beras di Perum Bulog saat ini berada di atas 1 juta ton.

Dia mengatakan, Presiden RI Joko Widodo telah memerintahkan Kementerian Pertanian untuk melakukan Percepatan Serap Gabah Petani (Sergap) dan menstabilkan harga gabah.

"Saya baru dapat laporan dari Dirut Bulog dan Badan Ketahanan Pangan, harga (beras) mulai turun. Tapi kita harus terus menurunkan harganya, dan harus lebih stabil dari tahun lalu," ungkapnya di Jakarta, Rabu (9/5).

"Yang jelas, stok sudah lebih dari cukup untuk Ramadan dan Lebaran, bahkan setelahnya," tambah dia.

Mentan Amran sangat yakin bahwa kucuran beras ke depan akan lancar melihat melimpahnya stok saat ini. "Stok bulog sendiri lebih dari 1 juta (ton), dan sekarang pengadaan kayak kemarin sudah bisa 17 ribu ton per hari, bahkan 22 ribu ton. Setelah pak Dirut baru ini kelihatan ada peningkatan serapan gabah," tutur dia.

Mentan Amran bersama Dirut Bulog, Menteri BUMN, Menteri Perdagangan, dan TNI siap untuk bahu membahu melakukan operasi pasar nantinya, bila diperlukan.

Senada dengan Mentan, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengemukakan, cadangan beras di tempatnya terhitung cukup. Bahkan, dia menyebut jumlahnya kira-kira sebesar 1,5 juta ton.

"Hitungan aman itu kan ada di kisaran 1,5 juta ton. Kita (Perum Bulog) sudah ada segitu lah, jadi sudah aman kan?" tanya Buwas sembari mengakhiri.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi