Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menjawab pertanyaan berbagai pihak terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang tak kunjung usai. Menurutnya, PPKM Jawa-Bali akan terus diberlakukan.
"Pemerintah hari ini sekali lagi mempertegas pertanyaan banyak orang kapan PPKM Level Jawa Bali ini akan terus diberlakukan? Pemerintah menegaskan akan terus memberlakukan PPKM Level ini di seluruh wilayah Jawa Bali," katanya, Jakarta, Senin (13/9).
Menko Luhut mengatakan, perpanjangan PPKM akan terus dilakukan sembari mengevaluasi perkembangan kasus di Indonesia. Pemerintah tidak ingin ledakan kasus terjadi kembali seperti yang terjadi pada pertengahan tahun.
"Pemerintah akan terus melakukan evaluasinya tiap satu minggu guna menekan angka kasus konfirmasi dan tidak mengulang kejadian yang sama di kemudian hari," jelasnya.
Dia melanjutkan, situasi Covid-19 yang membaik begitu cepat di Jawa-Bali, menyebabkan penurunan level PPKM yang lebih cepat dibandingkan perkiraan. Di sisi lain, kecepatan vaksinasi dan implementasi peduli lindungi serta protokol kesehatan masih tertinggal.
"Penurunan level PPKM di berbagai kota menyebabkan banyak euphoria dari masyarakat yang tidak disertai dengan implementasi protokol Kesehatan dan penggunaan peduli lindungi. Hal ini cukup berbahaya karena dapat mengundang gelombang berikutnya dari Covid-19," katanya.
Selain itu disampaikan juga, bahwa perlu kewaspadaan semua pihak, karena terdapat peningkatan kasus konfirmasi atau angka kematian dibeberapa wilayah di Jawa Tengah seperti Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Semarang.