Menko Darmin: Suku bunga BI naik lagi itu mungkin saja

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengungkapkan apabila RDG BI tambahan hari ini kembali akan menaikkan suku bunga acuan, maka diharapkan dapat memberi penguatan lebih pada mata uang Garuda.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Menko Darmin: Suku bunga BI naik lagi itu mungkin saja
Darmin Nasution. ©2017 Merdeka.com

Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mengadakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) tambahan pada hari ini Rabu, 30 Mei 2018. Pada saat RDG tersebut, diprediksi BI menaikkan suku bunga acuan atau BI 7 days reverse repo rate untuk stabilkan nilai tukar rupiah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengungkapkan apabila RDG BI tambahan hari ini kembali akan menaikkan suku bunga acuan, maka diharapkan dapat memberi penguatan lebih pada mata uang Garuda.

"Ya, suku bunga naik lagi itu bisa saja. Memang tujuannya kan untuk menguatkan Rupiah," ujar Darmin saat dijumpai di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (30/5).

Mantan Gubernur BI ini mengaku memang pada kenaikan suku bunga dalam RDG BI sebelumnya tidak mendapat respon cukup baik dari pasar. Menurutnya, hal itu disebabkan karena ketidaksesuaian ekspektasi pasar.

"Memang kenaikan tersebut, prediksinya, sesuai dengan permintaan pasar yang menginginkan kenaikan suku bunga lebih cepat dan jumlah yang lebih besar. Karena kemarin itu tidak keluar seperti itu maka responnya juga tidak optimal," ujarnya

Sebagai informasi, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/5), BI mengatakan RDG Bulanan tambahan ini akan membahas kondisi ekonomi dan moneter terkini serta prospek ke depan.

Sebelumnya, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan BI 7-Days Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,50 persen. Langkah ini diambil untuk meningkatkan stabilitas makro ekonomi.

Rekomendasi