Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Konflik internal Merpati masih belum berakhir

Konflik internal Merpati masih belum berakhir merpati . Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Nasib maskapai pelat merah, Merpati Nusantara Airlines, tak beranjak dari ujung tanduk. Terpilihnya Rudy Setyopurnomo menjadi direktur utama Merpati menggantikan Sardjono Johny Tjitrokusumo Mei tahun lalu ternyata belum membawa perubahan di tubuh Merpati.

Alih-alih janji Rudy untuk membawa keuntungan dalam waktu enam bulan terwujud, internal perusahaan maskapai tersebut morat marit.

Tak lama setelah menjabat sebagai Dirut Merpati, Rudy telah kehilangan anak buahnya yaitu Direktur Teknik pada Juli tahun lalu. Pengunduran diri pimpinan teknik Merpati itu lantaran Rudy menyindir divisinya sering melakukan korupsi.

Baru-baru ini, Direktur Operasional Merpati Asep Eka Nugraha juga mundur dari Merpati. Dia mengatakan, aksi ketidakpercayaan karyawan kepada pihak manajemen sudah semakin meluas. "Upaya saya sebagai Direktur Operasi untuk memperbaiki keadaan ditanggapi dengan arogansi yang mengakibatkan terjadinya perombakan jajaran manajemen di direktorat operasi tanpa mempertimbangkan efek dari tindakan tersebut," ujar Asep di Jakarta, Kamis (14/2).

Setelah itu, beberapa karyawan Merpati juga turut melakukan perlawanan ke Rudy. Pekan lalu, sejumlah karyawan mengancam akan menyegel kantor Rudy. Alih-alih mencari solusi dengan karyawan, Rudy malah menuduh karyawan tersebut mempunyai kinerja yang buruk sehingga melakukan protes terhadapnya.

Di sisi lain, perihal pelaporan dirinya ke Polda Metro Jaya oleh Johny, dia merasa dikriminalisasikan. "Saya tidak pantas menjadi tersangka," tegas dia.

Mengenai konflik internal ini, Menteri BUMN Dahlan Iskan menegaskan harusnya direksi fokus agar Merpati bisa terbang lagi. "Saya minta direksi Merpati tidak memikirkan itu, pikirkan hidupnya dulu. Bisa buat Merpati terbang dulu juga sudah bagus. Yang penting Merpati bisa membeli bahan bakar, gaji pegawai," ucap Dahlan di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/2). (mdk/rin)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP