Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Nilanto Prabowo menyebut bahwa Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru adalah pasar ikan pertama di Indonesia yang mengusung konsep higienis dan modern. Dia menilai, nantinya PIM akan menjadi pusat percontohan bagi pasar-pasar di Indonesia lainnya.
"Pasar PIM Muara Baru merupakan pasar modern pertama yang dibangun oleh pemerintah yang akan dijadikan model pengelolaan atau pengembangan untuk pasar di seluruh Indonesia yang akan menekankan arti pentingnya multi ikan," ungkapnya pada groundbreaking, di PIM Muara Baru, Jakarta Utara, Kamis, (8/2).
Dia mengatakan, bangunan yang dirancang memiliki tiga lantai ini akan menjadi salah satu tujuan wisata di wilayah Jakarta Utara. Paradigma pasar kotor, kata dia, akan berubah setelah memasuki PIM Muara baru.
"Produk perikanan yang dipasarkan pada PIM Muara Baru adalah produk perikanan yang high quality, safe, traceable, high value content xan competitive," imbuhnya.
Nilanto menjelaskan, bangunan yang memiliki luas lahan 22.444 M2 ini adalah tanah milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sementara, kata dia, pembangunan tersbut sudah dimulai sejak 13 Desember 2017 sampai dengan 27 Desember 2018.
PIM Muara Baru, dijelaskan Nilanto, akan berisi 900 lapak basah, 69 kios pasar kering, 18 kios pancing, dan 68 kios ikan segar. "Pasar ikan ini juga akan menampung pasar ikan lama yang letaknya disebalah pasar ini. kondisi sarana dan prasarananya tidak memadai," ungkapnya
Sementara, untuk fasilitas pendukung dijelaskan dia, PIM Muara Baru akan memiliki chilling room, ice storage, layanan perbankan, klinik kesehatan, wisata kulined, laboraterium, masjid, pengepakan ikam, gardu PLN, dan instalasi pengelolaan air limbah.