Jokowi Restui BPK Awasi Pengelolaan Anggaran Penanganan Corona

Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka rapat perdana pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dalam pandemi Covid-19 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (8/9). Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut pun menyambut baik pemeriksaan keuangan tersebut.

Intan Umbari Prihatin
Oleh Intan Umbari Prihatin - Reporter
Jokowi Restui BPK Awasi Pengelolaan Anggaran Penanganan Corona
Presiden Joko Widodo. YouTube @Sekretariat Presiden ©2020 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo atau Jokowi membuka rapat perdana pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dalam pandemi Covid-19 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (8/9). Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut pun menyambut baik pemeriksaan keuangan tersebut.

"Saya menyambut gembira acara ini, kick off meeting pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dalam penanganan pandemi covid-19 tahun 2020 pada hari ini," kata Jokowi saat membuka kick of meeting pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dalam pandemi Covid-19 di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).

Dia berharap, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bisa memantau pemakaian anggaran penanganan Covid-19 agar tepat sasaran dan tidak terjadi penyelewengan. Jokowi ingin agar pemeriksaan yang dilakukan BPK tidak hanya bisa mencermati tindak penyelewengan anggaran, tapi juga bisa memberikan solusi dalam menangani krisis pandemi virus corona.

"Kami mendukung pemeriksaan ini dilakukan segera agar pemeriksaan ini mendukung pelaksanaan kegiatan untuk menemukan solusi bagi cara-cara baru yang lebih baik dalam menangani krisis," imbuhnya.

Jokowi pun menegaskan kembali pada jajarannya untuk mengedepankan akuntabilitas, transparansi, dan inovasi. Hal tersebut kata Jokowi untuk mengutamakan tujuan utama yang sedang dijalankan.

"Kami menyambut baik upaya BPK ini bersama-sama menyamakan frekuensi dengan cara sama-sama memulihkan kesehatan masyarakat, memulihkan perekonomian dan kemajuan. Saya berharap dengan pemeriksa memiliki frekuensi yang sama untuk keutamaan, kepentingan masyarakat, bangsa dan negara," ungkap Jokowi.

Sementara Ketua BPK Agung Firman Sampurna menyatakan, pemeriksaan pengelolaan keuangan dan tanggung jawab keuangan negara yang menyeluruh dibutuhkan untuk menjamin penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi. Seluruh auditorat BPK dalam 3 bulan terakhir telah secara intensif melakukan pengumpulan data dan informasi terkait objek pemeriksaan yang akan dilaksanakan.

"BPK juga telah melakukan telah melakukan kajian mendalam terkait jenis tujuan dan program pemeriksaan. Kami juga telah bicarakan hal ini dengan presiden, dan alhamdulillah presiden berikan dukungan penuh kepada BPK untuk melakukan pemeriksaan ini," tuturnya.

Menurut Agung, restu tersebut merupakan bukti bahwa Jokowi memiliki komitmen kuat dalam menjaga tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel, khususnya dalam mengatasi pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"Untuk itu atas nama BPK perkenan kami secara khusus sampaikan apresiasi dan terimakasih. Teriring harapan komitmen ini didukung seluruh jajaran pemerintah," pungkas dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi