Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini alasan di balik pencopotan bos Jasa Marga

Ini alasan di balik pencopotan bos Jasa Marga

Merdeka.com - Menteri BUMN, Rini Soemarno melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) memberhentikan dengan hormat Adityawarman dari posisinya sebagai Direktur Utama PT Jasa Marga. Rini kemudian mengangkat Desi Arryani untuk jadi bos di BUMN jalan tol tersebut.

Komisaris Utama/Independen PT Jasa Marga Tbk, Refly Harun mengatakan, pergantian ini merupakan hal biasa dalam struktur organisasi di tengah upaya pemerintah menyiapkan pembangunan jalan tol nasional, khususnya terkait percepatan infrastruktur dan pembentukan induk usaha BUMN Jalan Tol di Indonesia.

"Pak Adit kan sudah lama di Jasa Marga sejak 1980 awal dan mungkin setelah ini akan ditempatkan di mana, kita tunggu saja. Kalau pun harus pun bersaing, tidak dalam konteks sesama BUMN tetapi tidak bersaing ke dalam, tetapi juga tantangannya dengan non BUMN dan pemain global dan justru harus bersiap dengan tantangan di luar," katanya seperti ditulis Antara, Senin (29/8).

Refly menolak isu bahwa pergantian Dirut tersebut, untuk menyiapkan Adityawarman menjadi petinggi di Holding BUMN Tol.

"Saya tidak tahu soal itu. Kita kan gak tahu yang begitu karena faktornya kan banyak. Saya kan juga bisa diganti dan itu mungkin saja terjadi," katanya.

Selain menggantikan posisi Dirut, para pemegang saham juga sepakat untuk menghentikan Achiran Pandu Djajanto dari posisinya sebagai Direktur Kepatuhan Manajemen dan Risiko. Posisi tersebut kini diisi oleh Subakti Syukur.

Dengan begitu, ini formasi jajaran Direksi Jasa Marga saat ini:

Direktur Utama: Desi Arryani

Direktur Pengembangan: Hasanudin

Direktur Operasi I: Muh Najib Fauzan

Direktur Operasi II: Subakti Syukur

Direktur SDM dan Umum: Christantio Prihambodo

Direktur Keuangan/Independen: Anggiasari

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP