Inflasi AS Terjaga, Suku Bunga The Fed 2019 Dipercaya Tak Naik

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) memperkirakan Bank Sentral AS, Federal Reserve akan menahan suku bunga The Fed di level yang sama pada tahun ini. Hal ini disampaikan Portfolio Manager Equity PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Andrian Tanuwijaya. Kinerja inflasi AS berada dalam kondisi netral.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Inflasi AS Terjaga, Suku Bunga The Fed 2019 Dipercaya Tak Naik
Suku bunga The Fed. ©2018 PYMNTS.com

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) memperkirakan Bank Sentral AS, Federal Reserve akan menahan suku bunga The Fed di level yang sama pada tahun ini. Hal ini disampaikan Portfolio Manager Equity PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Andrian Tanuwijaya.

Menurut dia, faktor yang mendorong The Fed untuk menahan suku bunga adalah indikator ekonomi makro AS, seperti inflasi. Data ekonomi AS menunjukkan bahwa kinerja inflasi negeri Paman Sam tersebut berada dalam kondisi netral.

"Faktor utama yang harus diperhatikan untuk menakar arah suku bunga The Fed adalah tekanan inflasi di Amerika Serikat. Beberapa pejabat The Fed berkomentar bahwa suku bunga saat ini sudah berada pada zona netral," kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/5).

Saat ini, jelas dia, beberapa indikator inflasi Amerika Serikat masih menunjukkan tekanan inflasi yang lemah dan bahkan mengalami penurunan. "Di bulan Maret kemarin indeks core PCE yang merupakan acuan inflasi bagi bank sentral turun ke level 1,6 persen, belum mencapai target 2 persen The Fed," ungkap dia.

The Fed, lanjut Andrian, akan menjalani kebijakan menaikkan suku bunga acuannya, jika tekanan inflasi dalam negeri mengalami peningkatan. "Yang berarti kenaikan suku bunga hanya perlu dilakukan apabila tekanan inflasi meningkat," imbuhnya.

"Oleh karena itu kami berpandangan The Fed akan berhati-hati sebelum menaikkan suku bunga kembali. Kami perkirakan suku bunga The Fed tahun ini malah akan tetap bertahan di level yang sama," tandasnya.

Rekomendasi