Indonesia dan negara Asia Pasifik duduk bareng bahas pembangunan inklusif

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan forum diskusi ini diharapkan dapat menjadi tempat berbagi pengalaman antara negara Asia Pasifik dalam pengelolaan pemerintahan yang terbuka.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Indonesia dan negara Asia Pasifik duduk bareng bahas pembangunan inklusif
Asia Pacific Leaders Forum on Open Government 2017. ©2017 Merdeka.com

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bersama Kementerian Luar Negeri serta Kantor Staf Presiden menyelenggarakan Asia Pacific Leaders Forum on Open Government 2017 (APLF 2017) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan forum diskusi ini diharapkan dapat menjadi tempat berbagi pengalaman antara negara Asia Pasifik dalam pengelolaan pemerintahan yang terbuka.

"Kami yakin bahwa langkah-langkah terkonsolidasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan ini dapat mempertajam peluang untuk mencapai banyak target pembangunan,” ungkapnya di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (14/12).

Lebih jauh, mantan Menteri Keuangan ini menegaskan bahwa forum ini dapat menyumbangkan banyak pengetahuan kepada setiap negara dalam rangka merancang program-program pembangunan di negaranya masing-masing.

Dengan demikian, diharapkan pembangunan di kawasan Asia Pasifik dapat berjalan secara inklusif melalui pertumbuhan ekonomi, pengentasan kemiskinan, inovasi pelayanan publik yang efektif dan efisien, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

”Tanpa kemampuan untuk mengelola pembangunan secara terbuka, kita kesulitan untuk memastikan pembangunan dapat berdampak signifikan. Saya berharap APLF 2017 dapat menghasilkan rekomendasi yang dapat bermanfaat untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih terbuka dan memiliki posisi yang krusial dalam menentukan kesuksesan pembangunan ke depan”, tutup Menteri Bambang.

Rekomendasi