Harga BBM murah, Menteri Saleh sebut harga kebutuhan segera turun

"Ini yang harusnya harga turun, cost jadi lebih murah, harga barangnya ikut bisa turun."

Siti Nur Azzura
Oleh Siti Nur Azzura - Reporter
Harga BBM murah, Menteri Saleh sebut harga kebutuhan segera turun
Saleh Husin. ©2012 Merdeka.com

Menteri Perindustrian, Saleh Husin menyambut baik kebijakan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas terhitung mulai hari ini. Menurut Saleh, harga BBM memang sepatutnya diturunkan untuk meningkatkan daya saing bangsa, terutama di sektor industri.

Saleh mengakui, beberapa pelaku usaha di provinsi Sumatera Utara mengeluhkan mahalnya harga gas industri. Sehingga, pihaknya sudah berdiskusi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mewadahi keluhan-keluhan tersebut.

"Dengan pasar bebas seperti sekarang ini, tentu kita harus punya daya saing kuat, yakni dengan harga energi jadi lebih kompetitif. kami minta agar energi jangan jadi komoditas, tapi bagian dari pertumbuhan industri," kata Saleh di gedung Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/1).

Selain itu, dengan turunnya harga gas dan BBM, maka sudah sepatutnya pemerintah akan ikut menurunkan harga barang-barang kebutuhan.

"Ini yang harusnya harga turun, cost jadi lebih murah, harga barangnya ikut bisa turun. Harusnya bisa mengikuti, jangan untungnya terlalu besar lah," imbuhnya.

Dengan adanya penurunan harga BBM, Saleh optimis pertumbuhan industri di 2016 akan lebih baik. Meski tidak signifikan, dia menargetkan pertumbuhan industri 2016 akan mencapai 6,1 persen, meningkat dari tahun 2015 sebesar 5,21 persen.

"Industri yang memang pertumbuhannya cukup tinggi memang industri di bidang agro dan makanan minuman. Itu memang cukup tinggi. Pertumbuhannya lumayan antara 6-7 persen, kalau yang makanan minuman 8,9-9 persen," tandas Saleh.

Rekomendasi