PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) menyiapkan dana investasi sebesar Rp 5,9 triliun untuk dua tahun mendatang. Anggaran tersebut dipergunakan untuk membiayai sejumlah proyek diantaranya pengerukan dermaga Marunda sebesar Rp 1,2 triliun, pembangunan cement mill Rp 750 miliar, dan proyek penjernihan air Rp 100 miliar."Lalu ada juga investasi itu diperuntukan untuk bunker minyak Rp 150 miliar, logistik dan pergudangan Rp 750 miliar," ujar Direktur Utama PT KBN (Persero), M Sattar Taba, saat ditemui di Jakarta, Selasa (8/4).Dia mengungkapkan dana sekitar Rp 3 triliun, akan digunakan KBN untuk mengerjakan reklamasi lahan seluas 100 hektare. Nantinya, lahan tersebut akan digunakan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)."Awal 2015 nanti mungkin udah mulai dibangun, akan dibangun PLTU dan dermaga kapasitas 60.005 dwt," jelasnya.Mengenai pengerjaan PLTU, Sattar menyebut telah melakukan kerja sama dengan konsep konsorsium. Di mana, dua partner berasal dari negeri tirai bambu, dan partner lokal."KBN siapkan lahan, PLN yang beli daya itu untuk Jakarta dan Jawa," ungkapnya.
Genjot kinerja, PT KBN siapkan dana investasi Rp 5,9 T
Proyek PLTU menyedot dana besar dari anggaran investasi KBN yakni mencapai Rp 3 triliun.
Advertisement
Rekomendasi