Bos Transjakarta: 14.000 Orang Naik Bus Listrik Selama Uji Coba

Selama masa uji coba yang dilakukan di beberapa kawasan wisata seperti Monumen Nasional (Monas), Ancol, dan Taman Mini banyak masyarakat yang begitu antusias. Melihat antusias tersebut pihaknya pun berkeinginan untuk mengoperasikan di beberapa ruas rute.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Bos Transjakarta: 14.000 Orang Naik Bus Listrik Selama Uji Coba
Bus Listrik. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

PT Transjakarta mencatat jumlah penumpang selama masa uji coba pengoperasian bus listrik mencapai ratusan ribu orang. Jumlah tersebut menjadi catatan rekor selama masa uji coba yang dilakukan pihaknya beberapa waktu lalu.

"Antusiasme masyarakat besar hampir 14 ribu orang menaiki bus listrik," kata Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono dalam acara diskusi di Jakarta, Kamis (29/8).

Agung mengatakan, selama masa uji coba yang dilakukan di beberapa kawasan wisata seperti Monumen Nasional (Monas), Ancol, dan Taman Mini banyak masyarakat yang begitu antusias. Melihat antusias tersebut pihaknya pun berkeinginan untuk mengoperasikan di beberapa ruas rute.

Namun, Agung mengakui ada beberapa pertimbangan yang mengharuskan bus listrik pabrikan China belum beroprasi secara massal. Sebab, Peraturan Presiden (Perpres) tentang kendaraan mobil listrik saja tak cukup tanpa didukung izin dari pemerintah.

"Kami mohon dukungan (dari pemerintah)," katanya.

Sebagai informasi saja, saat ini Transjakarta sudah memiliki tiga bus listrik berbasis baterai dengan luas dimensi 2.550 milimeter atau lima senti lebih besar ketimbang bus konvensional. Satu bus hasil produksi PT Mobil Anak Bangsa dan dua bus hasil produksi BYD Auto asal China.

Rekomendasi