Awal pekan, rupiah dibuka melemah 34 poin ke level Rp 13.675 per USD

"Laju rupiah di atas target resisten Rp 13.777 per USD. Rp 13.755-Rp 13.728 per USD (kurs tengah BI)."

Novita Intan Sari
Oleh Novita Intan Sari - Reporter
Awal pekan, rupiah dibuka melemah 34 poin ke level Rp 13.675 per USD
Ilustrasi Rupiah Turun. ©2015 Merdeka.com

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan awal pekan tercatat Rp 13.675 per USD. Melemah 34 poin dibandingkan penutupan akhir pekan lalu, Rp 13.623 per USD.

Mengutip Bloomberg, rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp 13.657 per USD. Padahal, Jumat (20/11), rupiah melesat 152 poin ke level Rp 13.623 per USD. Menguat dibandingkan penutupan Kamis Rp 13.775 per USD.

Analis NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan, ‎di akhir pekan, laju rupiah mampu berbalik menguat. Padahal sejumlah mata uang global cenderung melemah terhadap USD.

Antara lain, JPY, EUR, GBP, INR, dan beberapa lainnya. Tampaknya pelaku pasar tidak terlalu memusingkan imbas dari rencana The Fed yang akan menaikkan suku bunga bulan depan.

"Artinya dengan mayoritas yang menyetujui rencana tersebut memberikan kepastian ke pasar valas," katanya dalam riset harian, Senin (23/11).

Di sisi lain, rencana pemerintah menarik utang valuta asing sekitar USD 12,6 miliar pada tahun depan direspon positif pelaku pasar. Itu bakal digunakan untuk menutup utang jatuh tempo dan memperkuat cadangan devisa.

"Laju rupiah pun mampu melampaui kekhawatiran kami berpeluang kembali melemah," ujarnya.

Namun demikian, lanjutnya, tetap waspada dan cermati sentimen yang akan muncul. Mengingat, pembalikan arah masih rentan terjadi jika tidak didukung oleh data-data positif.

"Laju rupiah di atas target resisten Rp 13.777 per USD. Rp 13.755-Rp 13.728 per USD (kurs tengah BI)."

Rekomendasi