Airlangga optimistis Indonesia jadi pemain besar di revolusi industri 4.0

Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang bertalenta dan pasar yang besar. Sehingga, Indonesia akan menjadi pemain besar dalam era revolusi industri ke-4 (Industri 4.0). Sebab, salah satu syarat sebuah negara menjadi pemain besar di sektor industri, yaitu memiliki pasar yang besar.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Airlangga optimistis Indonesia jadi pemain besar di revolusi industri 4.0
airlangga hartarto. ©blogspot.com

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang bertalenta dan pasar yang besar. Sehingga, dia optimistis Indonesia akan menjadi pemain besar dalam era revolusi industri ke-4 (Industri 4.0).

Menurutnya, salah satu syarat sebuah negara menjadi pemain besar di sektor industri, yaitu memiliki pasar yang besar. Dengan demikian, investor akan masuk untuk membangun pabriknya di negara tersebut dan menjadikannya sebagai basis produksi.

"Yang bisa jadi pemain itu yang punya domestik market. Tadi saya sampaikan bahwa e-commerce yang masuk dalam revolusi industri ke-4, digital ekonomi, 4 dari 7 perusahaan besar di ASEAN itu dari Indonesia. Dan bisa 5. Dan yang ke-6 perusahaan Malaysia. Tetapi dia bisa menjadi besar karena market Indonesia," ujar dia di Kantor Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jakarta, Selasa (20/3/2018).

Selain itu, lanjut dia, dengan adanya bonus demografi, membuat Indonesia memiliki banyak SDM yang potensial untuk menggarap sektor industri.

‎"Kita juga punya banyak talenta. Kita punya banyak anak muda dan yang namanya digital ekonomi, itu dalam tanda petik labour intensive dengan skill yang berbeda. Karena harus ada call center. Karena meski semua digital, tapi untuk mengelola costumer, berapa juta dari transaksi, itu tetap perlu call center," jelas dia.

Oleh sebab itu, kata Airlangga, masuknya era revolusi industri ke-4 ini tidak perlu menjadi sebuah kekhawatiran. Hal ini justru harus dilihat sebagai peluang guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. "Tidak perlu khawatir, ini create new opportunity," tandasnya.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi