Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

ADB biayai proyek geothermal USD 50 juta di Sumatera Selatan

ADB biayai proyek geothermal USD 50 juta di Sumatera Selatan Pipa Panas Bumi. ©2014 merdeka.com/alwan ridha ramdhani

Merdeka.com - PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) berhasil memenuhi jadwal pembiayaan (financial closing), untuk pembangunan fasilitas proyek geotermal bernilai USD 50 juta. Dana tersebut, disediakan oleh Bank Pembangunan Asia (ADB) melalui proyek clean technology fund.

Presiden Direktur Supreme Energy Triharyo Indrawan Soesilo mengatakan, proyek geothermal Rantau Dedap, berlokasi di Sumatera Selatan. Pada tahap awal, proyek ini akan dimulai dengan eksplorasi, pembangunan infrastruktur, penggalian dan pengujian sumur-sumur. "Kami menargetkan penyelesaian proyek ini di tahun 2015 mendatang," ujarnya di Jakarta, Selasa (4/11).

Menurut dia, jika berhasil dikembangkan, kapasitas terpasang mencapai 240 mega watt. Proyek ini diperkirakan mampu menyediakan tenaga listrik pembangkit geotermal yang mampu bertahan hingga 30 tahun, untuk memenuhi kebutuhan listrik 490,000 rumah tangga.

Dia menegaskan, merupakan bagian dari program pengembangan listrik 10.000 mega watt. Di mana 4,000 MW berasal dari energi geotermal, yang digadang-gadang pemerintah. "Proyek ini pun diestimasikan mampu mengurangi emisi karbondioksida yang totalnya sama dengan 1,1 juta ton per tahun," katanya.

SERD adalah perusahaan gabungan milik PT Supreme Energy, GDF SUEZ dan Marubeni Corporation. Proyek ini akan dikerjakan di bawah lisensi geotermal yang berjalan selama 35 tahun, perjanjian 30 tahun bersama PT PLN yang ditandatangani pada 12 November 2012, dan juga jaminan dari Menteri Keuangan yang ditandatangani pada 21 November 2012. (mdk/arr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP