Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menghadiri acara satu tahun Pusat Logistik Berikat (PLB) di Gedung Bea dan Cukai, Jakarta, Rabu (12/4). Dalam acara ini, Ani sapaan akrab Sri Mulyani memberi 4 Pekerjaan Rumah (PR) kepada PPLBI menjadikan Indonesia Hub logistik Asia Pasifik.
PR pertama dari Ani adalah menyatukan definisi mengenai hub logistik Asia Pasifik. Dengan punya definisi yang jelas, maka target ke depan akan lebih mudah untuk disusun.
"Anda ingin Indonesia jadi Hub logistik Asia Pasifik dan ini PR untuk Anda semua. Pertama definisinya apa ? Tempat lain jadi hub Asia Pasifik seperti Singgapura dan Hongkong itu seperti apa? Kriterianya bagaimana?" kata Ani.
PR kedua dari Ani adalah membuat ukuran kemajuan yang jelas. Sehingga pada tahun depan bisa dilihat kemajuannya.
"Buat ukuran kemajuan yang bisa diukur.
Target berapa yang pindah ke Indoensia, volume berapa dan dari berapa perusahaan. bBrapa persen yang akan pindah ke Indonesia," tegas Ani.
PR yang ketiga adalah untuk mengembangkan PLB merata di seluruh wilayan Indonesia. Hal ini sesuai dengan cita-cita Presiden Joko Widodo untuk mengurangi ketimpangan.
"Mengurangi ketimpangan tidak semua di Jawa tapi digeser ke Timur Indonesia. Tapi tak satupun ke Sumatera, kenapa?."
Selanjutnya, atau PR terakhir dari Ani adalah memilih industri yang paling siap bergabung dalam PLB. Seperti diketahui, banyak sektor industri yang terus berkembang di Tanah Air.
"Berdasarkan sektoral, kalau Indonesia ingin jadi hub logistik Asia Pasifik, industri mana siap gabung ke PLB," tutup Ani.