Selokan Kumuh di Jogja Kini Indah & Dipenuhi Ikan, Ini Potretnya Mirip di Luar Negeri

Selokan memang kerapkali diidentikan dengan kotor, bau busuk dan menjadi tempat pembuangan limbah peternakan, rumah tangga hingga pabrik.

Billy Adytya Kurniawan
Oleh Billy Adytya Kurniawan - Reporter
Selokan Kumuh di Jogja Kini Indah & Dipenuhi Ikan, Ini Potretnya Mirip di Luar Negeri
Selokan Kumuh di Jogja Kini Indah & Dipenuhi Ikan. dunia_kaumhawa ©2020 Merdeka.com

Selokan memang kerapkali diidentikan dengan kotor, bau busuk dan menjadi tempat pembuangan limbah peternakan, rumah tangga hingga pabrik. Sama halnya selokan yang berada di permukiman padat Kampung Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta yang beberapa tahun silam kotor dan berbau busuk.

Namun, saat ini selokan tersebut sudah disulap menjadi indah dan nampak dipenuhi habitat ikan. Tampak segar dan amat enak untuk dipandang bahkan selokan tersebut menjadi spot wisata menarik.

Ingin tahu seperti apa potretnya? Simak lanjutan ulasan berikut ini.

Indah dan Dipenuhi Ikan

Selokan yang terletak di Kampung Mrican, Giwangan, Umbulharjo, Giwangan kini tengah menjadi sebuah spot wisata yang menarik. Terlihat dalam unggahan akun Instagram @dunia_kaumhawa selokan tersebut begitu bersih, indah dan dipenuhi dengan ikan.

Selain itu, selokan tersebut tak lagi dipenuhi sampah. Kini selokan tersebut berhasil disulap oleh para Karang Taruna menjadi spot wisata.

Jadi Budidaya Ikan

Ketika sudah dikelola oleh pihak Karang Taruna, saluran irigasi tersebut menjadi bersih dan juga segar. Tak lagi terlihat ada sampah yang hanyut.

Hal tersebut membuat muncul gagasan untuk budidaya ikan. Sehingga mereka menabur benih nila, tombro dan juga koi di dalamnya seperti dilansir dari Indonesia.go.id.

Menikmati Hasil Panen

Hingga saat ini diketahui mereka sudah menikmati masa panen sebanyak empat kali dari hasil budi daya ikan. Hasil panennya dijual terutama bagi warga masyarakat Kampung Mrican, dan selebihnya dijual ke kampung lain.

Begitu fantastis, sekalinya panen mereka bisa mencapai 850 kilogram.

Dijadikan Spot Wisata

Saat ini warga kampung Mrican memutuskan untuk menjadikan selokan tersebut sebagai spot wisata. Mereka menamai spot ini Bendung Lepen Mrican Youth.

Dengan air mengalir dan dihiasi dengan ribuan ikan nila, pengunjung dapat menikmati kesegaran sembari memeri makan ikan dengan harga Rp2000 di wadah seukuran segelas air mineral. Pengunjung juga dapat menikmati pemandangan sembari merendamkan kaki ke dalam air.

Disambut Baik oleh Pemerintah

Ide cemerlang dari warga Kampung Mrican ini begitu disambut baik oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan bahwa pihaknya akan melanjutkan pengembangan kawasan Bendung Lepen tersebut.

Sehingga pada nantinya akan terintegerasi dengan kawasan pusat kerajinan Perak, Pandeyan, Kotagede tepatnya di seberang Sungai Gajah Wong.

Rekomendasi