Selalu Ramai Dikunjungi, Ini Potret Masjid Nabawi Sepi Jamaah Umroh Akibat Covid-19
Merdeka.com - Virus corona Covid-19 mampu melumpuhkan aktivitas masyarakat hampir seluruh dunia. Terlebih pada kegiatan yang mengundang kerumunan massa. Salah satunya yakni ibadah umroh dan haji di Masjid Haram.
Akibat Covid-19, hampir di seluruh lokasi ibadah di Masjidil Haram sepi oleh jamaah. Tak terkecuali Masjid Nabawi yang biasanya selalu ramai oleh jamaah baik domestik maupun internasional.
Lantas bagaimana potret Masjid Nabawi di tengah pembatasan kunjungan dari luar negeri akibat Covid-19? Melansir dari akun YouTube Alman Mulyana, Kamis (24/9/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.
Serambi Masjid Nabawi
Setelah enam bulan di lockdown, Alman Mulyana akhirnya bisa datang kembali ke Masjid Nabawi. Akan tetapi, pemandangan tampak sangat berbeda saat datang ke Masjid tersebut. Sebab, yang biasanya selalu ramai oleh jamaah umroh dan haji, kini Masjid Nabawi terlihat begitu sepi. Meski begitu, suasana tenang dan nyaman tetap bisa dirasakan.

©2020 Merdeka.com
"Biasanya jam segini tuh jamaah dari Indonesia, jamaah umroh itu pada kumpul di sini. Nah sekarang saya tidak melihat orang Indonesia dari tadi," ungkap Alman Mulyana.
"Iya, yang banyak Pakistan, Bangladesh sama orang Arab nya sendiri," Bung Hasibuan, teman Alman.
Sepi Jamaah
Alman Mulyana lantas berjalan mengelilingi Masjid Nabawi. Seperti sebelumnya, masjid yang selalu ramai ini kini sepi jamaah. Meski ada beberapa jamaah yang datang ke sana."Nah inilah situasi di pagi hari ya," kata Alman Mulyana sembari memperlihatkan suasana Masjid Nabawi.
©2020 Merdeka.com
"Jam 7," tambah Bung Hasibuan."Masjidil Haram kira-kira kapan ya dibuka seperti Masjid Nabawi ini. Ya mudah-mudahan secepatnya ya," sambung Alman Mulyana.
Hotel Semua Kosong
Tak hanya Masjid Nabawi, hotel-hotel di sekitarnya juga sepi akan tamu. Bahkan dikatakan hotel-hotel tersebut kosong. "Nah ini hotel, kosong semuanya ini. Perbedaannya Mekkah dan Madinah itu mencolok dari hotel. Perhotelan di sini enggak ada hotel yang tingginya melebihi Masjid Nabawi. Rata hotel itu," jelas Alman.
©2020 Merdeka.com
"Karena memang aturannya di Madinah ini hotel itu hanya sampai 14 lantai. Tidak boleh melebihi 14 lantai, itu aturannya. Makanya kita lihat ini kanan kiri semuanya sama kan. tidak melebihi menara Masjid Nabawi. Lain kalau di Mekkah, ada Tower Zam-Zam yang tingginya berapa ratus meter ke atas kan, melebihi Masjid Haram. Kalau di sini tidak, semuanya sama," tambah Bung Hasibuan.
Tangga Menuju Parkiran
Lebih lanjut, Alman Mulyana memperlihatkan parkiran bawah tanah di Masjid Nabawi. Tempat parkir Masjid Nabawi sendiri begitu luas. Sayang, akibat Covid-19 ini tempat parkir tersebut cukup sepi. Bahkan, tangga menuju area parkir yang biasanya dipenuhi pengunjung sekarang sepi tak berpenghuni.
©2020 Merdeka.com
"Nah tempat parkir kita itu di paling bawah. Tangga ini tuh enggak pernah kosong ya. Sekarang ini hanya kita berempat nih sama orang Pakistan. MasyaAllah," kata Alman."Lihat sama teman-teman, parkiran biasanya di sini ramai. Sekarang sepi Ya Allah, doa saya mudah-mudahan visa Umroh bisa secepatnya di buka ya," sambungnya.
Video Masjid Nabawi Sekarang
Akibat Covid-19, hampir di seluruh lokasi ibadah di Masjidil Haram sepi oleh jamaah. Tak terkecuali Masjid Nabawi yang biasanya selalu ramai oleh jamaah baik domestik maupun internasional.
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya