Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Punya karakter kuat, film animasi lokal bisa tayang

Punya karakter kuat, film animasi lokal bisa tayang Ilustrasi film animasi Indonesia. © MD Animation

Merdeka.com - Saat ini, industri film animasi di Indonesia memang belum sesukses industri digital kreatif lainnya. Lalu, apa permasalahannya?

Menurut Asisten Produser Dreamtoon, Donny Sugeng Riyadi saat berbincang santai dengan Merdeka.combeberapa waktu yang lalu, industri animasi di Indonesia butuh platform atau media khususnya stasiun televisi untuk ajang unjuk gigi mereka sekaligus bisa menghasilkan pendapatan.

"Letak persoalannya itu lebih ke arah harga jual. Gambarannya, animator sudah mengeluarkan cost produksi yang mahal, tapi ketika ditawarkan di televisi, harganya jatuh. Jauh dari biaya produksi," paparnya.

"Berbeda dengan sinetron-sinetron yang cost produksi hanya Rp 80 juta per episode tapi bisa dijual lebih dari itu. Makanya, tidak heran banyak sinetron yang sukses daripada film animasi," imbuhnya.

Fenomena film animasi tersebut pun turut membuat Presiden Direktur Biznet, Adi Kusma angkat bicara. Sebagaimana diketahui, Biznet memiliki studio pembuatan animasi yakni Max3 Studioworks yang memproduksi animasi untuk didistribusikan melalui internet cable tv nya.

Menurutnya, yang paling penting bagi animasi itu adalah karakter yang harus disukai penonton. Jika karakter itu sudah disukai penonton, maka bisa saja film animasi yang diciptakan anak negeri bisa mendapatkan tempat.

Kendati begitu, dia tidak bisa menjawab atas solusi platform untuk film animasi lokal.

"Ya, gimana ya. Itu sudah globalize seperti itu. Tapi, yang jelas itu karakter. Kalau karakter bagus, saya yakin pasti berkembang," singkatnya. (mdk/bbo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP