Pria ganteng ini dibayar NASA Rp 250 juta untuk tidur 70 hari!

Iwanicki rela menjadi kelinci percobaan NASA

Bramy Biantoro
Oleh Bramy Biantoro - Reporter
Pria ganteng ini dibayar NASA Rp 250 juta untuk tidur 70 hari!
Iwanicki saat jalani eksperimen NASA. © Nextshark

Nyaris semua pekerjaan di dunia ini membutuhkan usaha keras untuk berhasil. Namun, hal itu tidak berlaku pada pekerjaan yang baru saja selesai dilakukan oleh Andrew Iwanicki. Pria tersebut dibayar mahal oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA) untuk tiduran selama dua bulan lebih! Mudah? Belum tentu!

Ini bukan lah sebuah pekerjaan abal-abal, tetapi Iwanicki benar-benar dibayar sekitar USD 18.000 (sekitar Rp 250 juta) untuk dijadikan kelinci percobaan NASA selama 70 hari. Percobaan tersebut bernama CFT 70 (Countermeasure and Functional Testing in Head-Down Tilt Bed Rest Study) dan bertujuan mengetahui efek posisi berbaring dalam waktu lama pada astronot.

Berawal dari iseng

Uniknya, Iwanicki mendaftar karena merasa tidak punya kerjaan di tahun 2013 lalu. Tetapi, pria ini cukup beruntung karena berhasil terpilih dari sekitar 25.000 pendaftar. Iwanicki pun memulai serangkaian persiapan dan pelaksanaan eksperimen CFT tahun lalu.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Eksperimen penuh penderitaan

Menurut Iwanicki, hari-hari pertamanya menjalankan eksperimen CFT membuatnya 'gila'. 5 Hari pertama terus berbaring tanpa boleh berdiri menimbulkan rasa sakit yang luar biasa akibat peningkatan aliran darah di bagian punggung dan kepala belakang.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Terus berbaring 24 jam penuh juga membuat pria ini sulit terlelap di malam hari. Padahal, Iwanicki mempunyai jadwal aktivitas yang sudah diatur, yakni mulai jam 6 pagi sampai 10 malam.

Bahkan untuk buang air dan mandi, Iwanicki dituntut untuk tetap dalam posisi berbaring. Dia diperbolehkan untuk agak duduk tapi sebentar. Pasti menderita bukan?

Tak boleh berduaan dengan pacar

Selama 70 hari masa eksperimen, Iwanicki dilarang melakukan aktivitas seksual bersama sang pacar. Saking ketatnya peraturan, kekasih Iwanicki sampai tidak diperbolehkan berbaring di dekat pria tersebut meski di kasur yang berbeda.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Alhasil, hari-hari Iwanicki dihabiskan dengan belajar LSAT (satu-satunya ujian masuk kuliah hukum di Amerika), bermain Starcraft, dan menonton film di Netflix. Semua itu dilakukannya sambil berbaring di kasur.

Efek tiduran selama 70 hari

Momen-momen bangun dari 'tidur panjang' adalah saat yang dinanti Iwanicki, dan mungkin termasuk saat-saat paling menyakitkan dalam hidupnya.

Pertama kali menginjakkan kakinya ke tanah, Iwanicki mengaku kakinya terasa berat. Tidak hanya itu, tubuhnya langsung berkeringat hebat dan detak jantungnya sampai 150 bpm (beat per minute). Pergerakan aliran darah yang kembali mengalir seperti semula membuat tubuhnya mengalami gatal hebat dan nyaris pingsan.

Uang dari NASA dipakai untuk kuliah

Rasa sakit dan penderitaan akibat berbaring selama 70 hari ternyata tidak disesali oleh Iwanicki. Sebab, dengan gaji USD 18.000 DARI NASA, dia bisa memburu mimpinya kuliah hukum.

Sumber: Nextshark dan Fossbytes

Rekomendasi