Sebuah kabar mengejutkan datang dari Microsoft. Adam Orth, selaku Direktur Kreatif dari perusahaan yang bermarkas di Redmond, Washington ini, dikabarkan telah hengkang seiring kontroversi hadirnya Xbox 720 yang menggunakan fitur 'always on'.Meskipun beberapa waktu lalu Microsoft meminta maaf terkait fitur baru tersebut, ternyata hal tersebut tak menyurutkan aksi protes dari para penggemar Xbox yang berujung pada hengkangnya Adam Orth dari Microsoft.Seperti dilansir dari Computer and Games (11/4), hingga kini belum jelas apa yang membuat Orth meninggalkan perusahaan. Beberapa kalangan menilai bahwa hengkangnya Orth adalah karena tekanan publik terhadap fitur baru Xbox 720 yang rencananya akan mengandalkan koneksi internet. Sedangkan penggemar Xbox menginginkan fitur tersebut ditiadakan karena akan membuat game semakin berat jika koneksi tidak lancar.Awal kemunculan kabar bahwa Xbox akan menggunakan fitur 'always on' memang mendapat reaksi keras dari penggemarnya. Hal itu berujung pada pernyataan Adam Orth melalui Twitter yang mengatakan demikian,"Seharusnya orang -orang tidak melebih-lebihkan konsol 'always on' terbaru kami, karena sekarang semua perangkat elektronik telah menggunakan teknologi tersebut,"Dengan keputusannya tersebut, akhirnya memunculkan spekulasi lain bahwa Orth sengaja hengkang dan tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya itu.
Kontroversi Xbox 720 berlanjut, Adam Orth mengundurkan diri
Meskipun pihak Microsoft telah meminta maaf, nyatanya kontroversi mengenai fitur tersebut belum reda.
Rekomendasi