East Ventures siapkan dana 27,5 juta dollar untuk startup ASEAN
Merdeka.com - Perusahaan modal ventura East Ventures menyiapkan dana 27,5 juta untuk diinvestasikan pada startup tahap awal atau early-stage di kawasan Asia Tenggara. Bersama tiga orang partner, yakni Willson Cuaca, Batara Eto, dan Taiga Matsuyama, perusahaan ini tetap fokus menginvestasikan dananya untuk founder yang baru mendirikan startup di Asia Tenggara.
Dalam rilisnya Kepada Merdeka.com kemarin (11/1), ini merupakan pendanaan tahap kelima East Ventures yang disiapkan bagi investasi tematik demi meningkatkan ekosistem startup di kawasan.
Kesiapan perusahaan ini didorong data dari Temasek Holdings bahwa Asia Tenggara merupakan pemimpin pertumbuhan pengguna internet tinggi di Asia. Nilai ekonomi internetnya diproyesikan mencapai 200 miliar di 2025.
Dikenal sebagai satu investor startup agresif di Asia, saat ini East Ventures memiliki 80 portofolio yang aktif di kawasan Asia Tenggara. Pada 2015-2016, perusahaan ini mencatat pertumbuhan 133 persen untuk startup yang didanai, menjadi 774 kesepakatan dari 331. Setiap tahun, bisa dikatakan, perusahaan ini mendanai 20 startup baru, dengan hasil sekitar 75 persen mendapat investasi lanjutan.
Fokus pada startup tahap awal atau early-stage, beberapa startup Indonesia yang didanai East Ventures antara lain Tokopedia, Traveloka, Kudo, Shopback, IDNTimes, Moka POS, Talenta, Jurnal, Jojonomic, dan Ralali. Kemudian ada Popbox, Ruangguru, Cermati, 99co, Glints, dan lain-lain.
Albert Lucius, Co-Founder dan CEO Kudo, berpendapat tiada venture company lain di Asia Tenggara yang bisa menyamai nilai tambah dari East Ventures. Baik sebagai investor maupun entreprenuer, yang menghargai filosofi yang dimiliki pro-founder.
"Sebagai founder saya melihat hal itu merupakan keuntungan bekerja sama dengan investor," ujar Albert.
Sementara William Tanuwijaya, CEO Tokopedia, berpendapat, sebagai investasi pertama East Ventures, kami telah menjalani hubungan yang erat selama sekitar 7 tahun. "Loyalitas mereka ke perusahaan portofolio telah membangun jaringan portofolio yang luas dan membantu membangun efek jaringan antar pengusaha di komunitas startup Asia Tenggara."
Tak hanya itu, East Ventures juga menjalin kerja sama dengan sejumlah pemerintah lokal dan regional. Kerja sama itu dilakukan untuk membantu menemukan tren dan kesempatan di sektor teknologi masing-masing wilayah.
Di Indonesia, East Ventures memiliki dua co-working space yang diberi nama EV Hive. Satu di Taman Puring, Jakarta Selatan, dan satu lagi di BSD City, Tangerang Selatan.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya