Bumi berputar kencang, mengapa manusia tak ikut terlempar?
Merdeka.com - Jika kita menempelkan sebutir nasi pada sebuah gangsing yang sedang berputar, maka nasi itu akan terlempar langsung. Lalu, mengapa manusia tidak mengalami hal yang sama saat berada di Bumi?
Bumi berputar sangat cepat

Ya, setiap hari, selama 24 jam penuh Bumi terus berputar pada porosnya, mirip gasing. Aktivitas ini kerap disebut rotasi. Rotasi Bumi juga lah yang menyebabkan adanya siang dan malam.
Perlu diketahui, Bumi berputar sangat cepat, mencapai kecepatan 1.600 kilometer per jam di bagian khatulistiwa. Namun, kita sama sekali tidak merasakan getaran dari putaran Bumi itu bukan? Padahal, saat gempa Bumi terjadi, kita dengan mudah ikut bergetar.
Rasanya sama saat naik pesawat

Sebelum mengetahui alasannya, pernahkah Anda naik pesawat terbang? Apabila pernah, ketika terpejam atau menutup mata, tentu Anda tidak merasa bergerak sama sekali. Padahal, pesawat bisa terbang dengan kecepatan 800 kilometer per jam, setengah kecepatan rotasi Bumi.
Alasannya, ternyata pesawat dan semua penumpang di dalamnya bergerak dengan kecepatan sama dan tetap. Sehingga tidak akan dirasakan getaran, kecuali saat pesawat mengurangi kecepatan saat akan mendarat atau saat pesawat meningkatkan kecepatan saat mau take-off. (mdk/bbo)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya