Kemarin malam (06/06), terdapat satu laporan bahwa password dan segala data pribadi para pengguna LinkedIn yang mengakses situs jejaring sosial tersebut dengan menggunakan perangkat iPhone dan iPad bocor. NYtimes.com melaporkan kebocoran data pribadi tersebut setelah mengetahuinya dari dua orang peneliti sekuritas perangkat handset yaitu Yair Amit dan Adi Sharaban.Menurut laporan kedua peneliti ini, LinkedIn untuk iOS akan mengirimkan semua data pribadi yang tersimpan dalam account pengguna LinkedIn tanpa diketahui sang pengguna ke server LinkedIn. Amit dan Sharaban menjelaskan bahwa hal ini terjadi dikarenakan LinkedIn secara langsung akan mengirimkan semua data ke servernya bersama dengan pengiriman data-data lainnya.Namun, menurut kedua peneliti tersebut, data-data yang bocor hanya dialami oleh pengguna LinkedIn yang menggunakan perangkat handset saja. Pada saat kebocoran tersebut berlangsung, Amit dan Sharaban sudah mencoba menghubungi LinkedIn untuk memperbaikinya.Namun, menurut Ubergizmo.com, sepertinya LinkedIn tidak menganggap laporan dari dua orang peneliti tersebut sebagai sebuah laporan yang penting. Oleh karenanya, LinkedIn terkesan lamban dalam penyelesaian masalah kebocoran data ini.
Awal mula bocornya data pribadi pengguna LinkedIn
Ternyata LinkedIn pada awalnya tidak gubris laporan dua orang peneliti soal kebocoran data di servernya.
Advertisement
Rekomendasi