Ini Alasan Mengapa Berbahaya untuk Konsumsi Daging Ayam Tiren

Menurut dokter hewan Wayan Wiryawan, ternak yang mati tanpa dipotong dagingnya tidak sehat untuk dikonsumsi karena berpotensi tercemar bakteri yang sudah berkembang di dalamnya.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Ini Alasan Mengapa Berbahaya untuk Konsumsi Daging Ayam Tiren
Ilustrasi daging ayam. ©Shutterstock.com/evp82

Salah satu masalah ketika membeli ayam di pasar atau yang sudah dimasak adalah kondisinya yang tidak layak dikonsumsi atau tiren. Sejumlah bahaya mengancam kesehatan bisa muncul dari konsumsi ayam ini.

Menurut dokter hewan Wayan Wiryawan, ternak yang mati tanpa dipotong dagingnya tidak sehat untuk dikonsumsi karena berpotensi tercemar bakteri yang sudah berkembang di dalamnya.

"Begitu hewan itu mati, sistem imunitasnya kan sudah tidak ada. Sehingga bakteri pembusuknya jadi berkembang," kata Wayan.

"Begitu populasi bakteri itu menjadi banyak dan mencemari daging tersebut kan jadi berisiko," kata Wayan yang juga anggota Asosiasi Dokter Hewan Perunggasan Indonesia itu.

Bahaya Konsumsi Daging Tiren

Wayan mengingatkan para pedagang daging untuk lebih memperhatikan hal-hal tersebut. Hal ini karena berkaitan dengan kesehatan orang lain.

"Orang kalau mau usaha itu kan harus pakai nurani. Kalau memang itu hewan yang mati, mestinya kan tidak boleh diolah untuk dikonsumsi," kata Wayan.

Apabila seseorang mengonsumsi daging tiren, bakteri penyebab penyakit bisa masuk ke dalam tubuh manusia.

"Yang paling mungkin E.coli, salmonella, yang paling dikhawatirkan penyakit tifus. Dua ini yang paling umum," ujar Wayan.

Reporter: Giovani Dio Prasasti
Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi