10 Risiko kesehatan dari putus cinta

Diputus pacar? Sedih memang, tetapi Anda harus segera move on! Sebab kalau tidak, Anda terancam 10 risiko kesehatan ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
10 Risiko kesehatan dari putus cinta
Ilustrasi putus. ©Shutterstock/Picsfive

Diputus pacar? Sedih memang, tetapi Anda harus segera move on! Sebab kalau tidak, Anda terancam sepuluh risiko kesehatan dari putus cinta seperti yang dilansir dari Health Me Up berikut ini.

Kesehatan jantung

Kesehatan jantung
Risiko kesehatan dari putus cinta. ©Thinkstock photos/ Getty Images

Patah hati memicu produksi hormon cortisol dan adrenalin penyebab stres. Peningkatan hormon tersebut mempengaruhi detak jantung sehingga menyebabkan kecepatan yang tidak beraturan. Jadi ketika putus cinta, cobalah melatih pernapasan atau yoga untuk mencegah stres mempengaruhi kesehatan jantung.

Demam dan pilek

Demam dan pilek
Risiko kesehatan dari putus cinta. ©Thinkstock photos/ Getty Images

Putus cinta juga menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun. Akibatnya, Anda akan mudah terserang demam dan pilek setelah patah hati. Jika tidak mau terus-terusan sakit seperti ini, sebaiknya Anda lekas move on.

Masalah pencernaan

Masalah pencernaan
Risiko kesehatan dari putus cinta. ©Thinkstock photos/ Getty Images

Lagi-lagi ulah hormon, putus cinta pun membuat onar dalam sistem pencernaan. Awalnya hormon cortisol mengacaukan indeks glikemik dalam sistem pencernaan. Sehingga nafsu makan akan menurun, perut terancam kembung, sampai risiko menderita diare.

Insomnia

Insomnia
Risiko kesehatan dari putus cinta. ©Thinkstock photos/ Getty Images

Bukan cuma pola makan yang berantakan akibat putus cinta, jadwal tidur juga akan ikut terganggu. Putus cinta membuat orang malas bergerak seharian, sehingga saat malam tiba, mereka pun akan kesulitan untuk memejamkan mata.

Kesehatan mental

Kesehatan mental
Risiko kesehatan dari putus cinta. ©Thinkstock photos/ Getty Images

Putus cinta bisa membuat Anda bodoh jika tidak segera move on. Bagaimana mungkin? Rupanya hormon cortisol pemicu stres mengacaukan sistem otak sehingga membuat Anda sulit mempelajari dan mengingat sesuatu.

Sakit kepala

Sakit kepala
Risiko kesehatan dari putus cinta. ©Thinkstock photos/ Getty Images

Sakit kepala juga merupakan efek samping lain setelah putus cinta. Mulai dari yang ringan sampai berat, tetapi jangan sampai disepelekan. Sebab jika dibiarkan, aktivitas sehari-hari pasti terganggu.

Jerawat

Jerawat
Risiko kesehatan dari putus cinta. ©Thinkstock photos/ Getty Images

Perbuatan hormon setelah putus cinta bukan cuma melemahkan sistem kekebalan tubuh, tetapi juga membuat kulit menjadi lebih sensitif. Berita buruknya, kulit akan mudah iritasi dan timbul jerawat yang menyebalkan.

Pembuluh darah

Pembuluh darah
Risiko kesehatan dari putus cinta. ©Thinkstock photos/ Getty Images

Setelah putus cinta, pembuluh darah melemah dan memicu penggumpalan. Jika dibiarkan atau Anda tetap berlarut-larut dalam kesedihan, tentunya hal itu akan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Lelah berlebihan

Lelah berlebihan
Risiko kesehatan dari putus cinta. ©Thinkstock photos/ Getty Images

Putus cinta mempengaruhi sistem imun dan membuat tubuh menjadi lebih lemah. Kekurangan energi jelas menyulitkan Anda untuk menyelesaikan aktivitas ringan sehari-hari.

Pikiran bunuh diri

Pikiran bunuh diri
Risiko kesehatan dari putus cinta. ©Thinkstock photos/ Getty Images

Hal-hal negatif semakin menumpuk dalam pikiran ketika Anda patah hati. Pikiran terburuk seperti bunuh diri pun bisa muncul. Jika sudah begini, sudah jelas ada yang tidak beres dalam cara berpikir manusia normal.

Rekomendasi