Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade menegaskan, hanya Prabowo Subianto yang akan diusung sebagai calon presiden di Pilpres 2019. Dia menyinggung pernyataan Ketua DPP Gerindra Desmond J Mahesa yang memberikan sinyal Prabowo kemungkinan hanya menjadi king maker. Menurut Andre, pernyataan tersebut bukan pernyataan resmi partai.
"Kalau ada orang yang mengatasnamakan Gerindra yang menyatakan presiden Gerindra bukan Prabowo atau Prabowo jadi king maker itu bukan mewakili pendapat resmi Gerindra," ucapnya dalam diskusi di Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/4).
Andre memastikan, rapat koordinasi nasional (Rakornas) Gerindra yang rencananya digelar di Hambalang, Jawa Barat, besok, akan mendeklarasikan eks Danjen Kopassus itu sebagai calon presiden. Para kader Gerindra mengharapkan Prabowo menerima mandat tersebut dan langsung siap bertempur bersama para partai koalisi.
"Insya Allah besok Pak Prabowo menerima mandat dari partai Gerindra," imbuhnya.
Andre mengakui nama mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo, Gubernur DKI Anies Baswedan, maupun 9 nama capres PKS, masuk pembicaraan. Namun hanya sebatas untuk posisi calon wakil presiden. Dia menegaskan partai berlambang Garuda ini tidak akan memberi kursi calon RI 1 selain nama Prabowo.
"Gerindra tidak akan berikan tiket kepada Gatot atau Anies. Capres kami Prabowo Subianto," tegasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP Gerindra Desmond J Mahesa menyatakan Prabowo belum tentu akan maju di Pilpres 2019. Dia tidak menutup kemungkinan Prabowo hanya menjadi king maker. Menurut Desmond, Gerindra bisa saja memunculkan nama seperti Gatot atau Anies.
"Bisa iya bisa tidak (jadi 'king maker' di pilpres). Kenapa saya jawab bisa iya bisa tidak, karena ini bicara tentang strategi politik dan hitung hitungan politik," ujar Desmond di Kompleks Parlemen, Selasa (10/4).