Survei LSI: Prabowo Capres Elektabilitas Tertinggi di Lampung, Disusul Ganjar & Anies

LSI juga merilis elektabilitas partai politik (parpol) yang menjadi pilihan masyarakat Lampung bila Pileg DPR RI dan DPRD Provinsi digelar saat ini. Pada simulasi semi terbuka 17 lambang partai di Lampung, Partai Gerindra untuk sementara menduduki posisi kedua, setelah PDI Perjuangan.

Muhammad Genantan Saputra
Survei LSI: Prabowo Capres Elektabilitas Tertinggi di Lampung, Disusul Ganjar & Anies
Menhan Prabowo dan Menhan Perancis. ©2022 Merdeka.com

Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terkait elektabilitas calon presiden di Provinsi Lampung. Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan, Prabowo Subianto menjadi kandidat capres dengan elektabilitas tertinggi yakni 26,1 persen. Di tempat kedua ada nama Ganjar Pranowo 23.1 persen, dan disusul Anies Baswedan 16.6 persen.

"Hasil survei LSI tersebut menyimpulkan, dari simulasi semi terbuka (banyak nama) dan boleh menyebutkan nama lainnya, Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto paling banyak dipilih, 26.1%, mengungguli nama-nama lainnya," katanya dalam keterangannya, Selasa (15/3).

"Prabowo Subianto masih menjadi pilihan pertama bagi masyarakat Lampung. Prabowo Subianto dipilih terutama karena alasan tegas dan berwibawa. Selain itu Prabowo Subianto paling popular diantara calon lainnya. Popularitas Prabowo mencapai 96,9%," imbuhnya.

LSI juga merilis elektabilitas partai politik (parpol) yang menjadi pilihan masyarakat Lampung bila Pileg DPR RI dan DPRD Provinsi digelar saat ini. Pada simulasi semi terbuka 17 lambang partai di Lampung, Partai Gerindra untuk sementara menduduki posisi kedua, setelah PDI Perjuangan.

“Di Provinsi Lampung, pada simulasi 17 lambang partai dan boleh menyebutkan nama lainnya, PDIP memperoleh 36.6%, disusul Gerindra 12.1% di urutan kedua. Selanjutnya adalah Golkar 10%, Demokrat 7.5%, PKB 5.9%, PKS 5.1%, dan NasDem 4.4%, partai lain lebih rendah. Dan belum menjawab 13.1%. Hasil ini menunjukkan terjadi pergeseran peringkat elektabilitas dimana pada Pileg 2019, Golkar menjadi partai terbesar kedua di Lampung," ujar Djayadi.

Menurut Djayadi, kesukaan dan tingkat keterpilihan partai banyak ditentukan oleh tokoh yang ada di partai tersebut. Misalnya Partai Gerindra masih banyak dipengaruhi oleh ketokohan figur pendiri sekaligus ketua umumnya Prabowo Subianto. Selain itu dipengaruhi ketokohan di tingkat provinsi Lampung seperti Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang juga anggota DPR RI Dapil Lampung 1.

Temuan menarik lainnya dari survei yang dirilis LSI adalah tentang persepsi terhadap partai dan tingkat kesukaan terhadap partai di kalangan masyarakat Lampung. Tingkat kesukaan PDIP bersaing ketat dengan Gerindra. Dalam skala atau skor kesukaan 0 - 10, skor untuk Gerindra adalah 6,269 bersaing dengan PDIP 6,420.

"Ini berarti PDIP dan Gerindra adalah dua partai paling disukai masyarakat di Lampung," jelas Djayadi.

Selain itu, LSI juga mengukur persepsi apakah partai menggambarkan masa lalu atau masa depan. Dalam 0 - 10, skor partai-partai adalah 6,132 untuk Gerindra, diikuti oleh Nasdem 5,991, PDIP 5,860, kemudian partai-partai lainnya.

"Ini menunjukkan bahwa, Gerindra dalam penilaian para pemilih adalah partai yang paling menggambarkan masa depan dibanding partai-partai lainnya. Persepsi dan kesukaan ini juga memberikan pengaruh kepada peta elektoral partai-partai baik di tingkat DPR RI maupun di tingkat DPRD provinsi Lampung," tutup Djayadi.

Survei dilakukan pada periode 16 sampai 22 Februari dengan metode multistage random sampling. Responden yang diwawancara tatap muka sebanyak 820 dengan margin eror sebesar -+ 3,5 %.

Rekomendasi