Sosok ideal Ketua DPR, kader Golkar yang tak terlibat upaya pelemahan KPK
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto belum memutuskan siapa kader yang ditunjuk untuk mengisi posisi Ketua DPR Setya Novanto. Posisi Ketua DPR saat ini masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPR Fadli Zon.
Adi Prayitno, Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, menilai bahwa calon Ketua DPR yang baru harus memiliki beberapa kriteria yang harus diperhatikan oleh partai beringin.
"Pertama, kriteria Ketua DPR baru harus bersih, berintegritas, dan tak pernah punya rekam jejak kasus korupsi. Sekecil apapun kasus korupsinya." kata Adi saat dihubungi, Selasa (9/1).
Menurut Adi, Ketua DPR baru harus bersih dari anasir-anasir korupsi. Bukan hanya tak memiliki masalah kasus korupsi, sekecil apapun itu, tapi juga soal tindakan dan sikap politiknya yang harus sesuai dengan napas pemberantasan korupsi. Ketua DPR yang baru juga diminta tak boleh pernah terlibat tindakan yang memperlemah pemberantasan korupsi.
"Kedua, karena Ketua DPR adalah jatah Golkar, maka ketua DPR harus di luar Pansus Angket KPK. Karena pansus KPK jelas merupakan langkah menghambat pemberantasan korupsi," tegas Adi.
Selain sosok yang bersih dan berintegritas, calon ketua DPR juga harus orang yang bisa bersinergi dengan pemerintah demi menjaga stabilitas politik.
"ketiga, faktor politik. Ketua DPR baru harus seirama dengan pemerintah saat ini untuk menghindari kegaduhan di tahun politik ini." ujarnya.
Dari tiga kriteria tersebut dan berdasarkan nama-nama yang berkembang di bursa pencalonan ketua DPR, Adi menilai nama Bambang Soesatyo (Bamsoet) tidak memiliki catatan dan jejak rekam yang baik untuk kriteria ideal ketua DPR. Sebab, Ketua Komisi III DPR itu salah satu anggota Pansus angket KPK.
"Bamsoet kan pengusung angket KPK, saya kira publik melihatnya cacat di situ. Di Golkar kan banyak stok yang bersih dan memiliki hubungan baik dengan pemerintah." tegasnya.
Sebagaimana diketahui, beberapa nama calon ketua DPR yang beredar belakangan adalah Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, Ketua Banggar DPR Aziz Syamsudin, Sekretaris fraksi Golkar Agus Gumiwang, dan Zainudin Amali yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya