Sandiaga Didorong Maju Caketum PPP, Mardiono Nilai Sulit Harus Ubah AD/ART
Merdeka.com - Bakal calon ketua umum PPP Mardiono menanggapi isu Sandiaga Uno yang didorong bakal maju di Muktamar IX. Menurut Mardiono, bakal sulit karena Sandiaga bukan kader partai.
Dia mengatakan, sejak 1973 anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PPP tidak berubah. Sebagai partai kader, yang memimpin tentu kader partai dengan minimal pengalaman menjabat struktur partai satu periode.
"Karena partai kader untuk mencalonkan ketua umum dari kader," ujar Mardiono saat dihubungi, Jumat (30/10).
Mardiono mengatakan, memang tidak tertutup karena bisa mengubah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Namun, menurutnya untuk mengubah konstitusi partai itu sulit.
"Tapi untuk menjadi ketua umum sulit rasanya karena harus untuk mengubah AD/ART sedangkan untuk mengubah konstitusi tidak mudah. Bisa saja tapi rasanya sulit karena mengubah konstitusi itu," ucapnya.
Anggota Wantimpres ini mengatakan, PPP tetap terbuka seluruh elemen masyarakat untuk bergabung. Namun, tentunya bukan untuk langsung menempati kursi ketua umum.
"PPP terbuka untuk elemen masyarakat kita tapi tidak dalam posisi ketua umum," ucapnya.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno disebut telah diusulkan untuk menjadi calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada periode mendatang.
Kabar tersebut disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP, Achmad Baidowi. Dia menyebut, memang tercetus ide dari sejumlah pengurus PPP di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dalam grup percakapan WhatsApp untuk mengajukan nama Sandiaga Uno.
"Ya di grup DPC aja ngobrol-ngobrol via WA (WhatsApp) aja ndak (tidak) serius," kata Achmad Baidowi kepada Liputan6.com, Senin (26/10).
Baidowi mengatakan, gagasan tersebut terlontar di obrolan yang memang tak serius. Ia menjelaskan mengapa ide tersebut tak bisa dianggap serius, pasalnya menurut dia ada sejumlah ketentuan bagi calon Ketum PPP yang mana itu tak terdapat pada Sandiaga Uno.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya