Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku kaget Presiden Jokowi ternyata memilih Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kapolri. Dia merespons positif sikap Jokowi tersebut sebab Tito jenderal yang tidak kontroversial. "Saya sendiri beri apresiasi kepada presiden karena memilih yang tidak ada kontroversinya. Pak Tito jenderal termuda. Ini beri isyarat baik dari presiden ingin memberi percepatan reformasi dalam tubuh kepolisian," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/6). Politikus PKS yang tengah bermasalah dengan partainya ini menilai, DPR akan memuluskan langkah Tito. Sebab menurutnya DPR melihat Tito sebagai figur yang mampu menyatukan senior dan junior di Polri."Pak Tito berani karena beliau sukses pimpin Densus dan dikenal sebagai penegakan hukum secara khusus tindak pidana terorisme. Pak Tito juga harus merancang penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi. Mengambil korupsi menjadi isu utama di kepolisian," tuturnya.Fahri menjelaskan bahwa usulan Jokowi tersebut harus diproses DPR dalam 20 hari kerja. Maka dari itu besok pimpinan DPR akan menggelar rapat Bamus lalu dilanjutkan rapat paripurna."Persetujuan rapat paripurna, pembahasan kapolri diberikan di komisi III. Maka pekan depan komisi III bisa langsungkan fit and propertest. Saya kira ini bisa cepat," pungkasnya.
Puji pilihan Jokowi, Fahri sebut Tito jenderal tak kontroversial
"Ini beri isyarat baik dari presiden ingin memberi percepatan reformasi dalam tubuh kepolisian."
Advertisement
Rekomendasi