Lembaga survei Populi Center merilis survei tentang calon presiden dan wakil presiden 2019. Hasilnya, populi center menemukan elektabiltas Jusuf Kalla masih meningkat jika maju kembali jadi calon wakil presiden.
"Jusuf Kalla masih menempati posisi pertama. Namun angka dukungannya turun cukup signifikan dari bulan Desember 2017 jadi 15,3 persen di bulan Februari 2018," kata Peneliti Populi Center, Hartanto Rosojati di Kantor Populi Center, Jakarta Barat, Rabu (28/2).
Kemudian menyusul Gatot Nurmantyo 7,3 persen, Anies Baswedan 3,4 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,3 persen. "Posisi kedua, ketiga dan keempat ditempati masing-masing oleh Gatot Nurmantyo, Anies, Agus. Di luar sosok Jusuf Kalla ((JK) terdapat kesamaan latar belakang daerah asal dari sosok Gatot Nurmantyo, Anies Baswedan, AHY yang berasal dari Pulau Jawa," kata Hartanto.
Sementara menurut politikus PDIP, Maruarar Sirait, hasil survei tersebut terlihat bahwa JK masih dalam posisi pertama sebagai cawapres. Dibandingkan dengan elektabilitas Gatot, AHY dan Anies.
"Pak JK nomor satu. Jika elektabilitas AHY, Gatot dan Anies dijadikan satu tetap yang gede Pak JK. Artinya elektabilitas lebih gede," kata Ara.
Diketahui, survei ini dilakukan dalam rentang waktu 7- 16 Februari 2018, terhadap 1200 responden. Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error 2,89 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.