Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, pihaknya mendukung rencana pemerintah yang akan membentuk Unit Kerja Presiden Pemantapan Ideologi Pancasila (UKPPIP). Idrus menilai unit kerja ini mirip Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP-7) era mantan Presiden Soeharto. "Kita apresiasi terhadap gagasan Presiden untuk membentuk satu lembaga atau apapun unit kerja di kepresidenan khusus menangani pembinaan dasar negara yaitu pancasila. Dulu semacam BP-7 lah tentu tidak persis sama tapi ini penting," kata Idrus di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (23/12). Idrus menilai unit kerja ini sesuai dengan kebutuhan negara Indonesia karena pemahaman dan pengamalan Pancasila masih menjadi pekerjaan rumah. "Secara internal memang kita hari ini kita rasakan bahwa pemahaman dan pengamalan nilai-nilai pancasila itu masih merupakan tantangan bagi kita, karena kita punya keyakinan bahwa apabila nilai-nilai pancasila betul-betul kita terapkan secara baik jadi semua lapisan masyarakat di pemerintahan di lembaga-lembaga lain dapat diterapkan dengan baik," jelasnya. Oleh sebab itu, pihaknya pun mendesak agar unit kerja ini segera direalisasi agar tujuan pembangunan yang tercantum dalam UUD 1945 dapat tercapai dengan baik."Tetapi karena ini masih jadi persoalan maka tentu juga menimbulkan persoalan-persoalan sosial lainnya dan karena itu maka apa yang digagas oleh Presiden ada semacam unit kerja dalam rangka untuk menangani pembinaan ideologi negara ini," pungkasnya.
Golkar dukung unit kerja Pancasila karena mirip BP-7 era Soeharto
Idrus menilai unit kerja ini sesuai dengan kebutuhan negara Indonesia karena pemahaman dan pengamalan Pancasila masih menjadi pekerjaan rumah. Pihaknya pun mendesak agar unit kerja ini segera direalisasi agar tujuan pembangunan yang tercantum dalam UUD 1945 dapat tercapai dengan baik.
Rekomendasi