Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sempat mendapat protes dari warga saat memberikan sambutan dalam peresmian ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Akasia, Tebet, Jakarta Selatan. Seorang pria yang mengaku tokoh agama mempertanyakan pernyataannya soal surah Al Maidah ayat 51 di Pulau Pramuka, beberapa waktu lalu.Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, walaupun tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut secara langsung, ternyata ada seorang perempuan yang mempertanyakan hal serupa. Mereka sama-sama ingin mengetahui apakah dirinya secara sengaja ingin melecehkan Islam dan Alquran."Tadi sempet ada satu perempuan yang nanya kok. Saya jawab aja. Dia cuman bilang, 'bapak menyakiti hati umat muslim?' Saya bilang Kamu nonton dong video saya. Kamu lihat rekam jejak saya. Saya Bupati di 93 persen muslim di Belitung," katanya di RPTRA Akasia, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (21/10).Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, dirinya tidak pernah ada niat untuk melecehkan umat muslim. Bahkan dia selalu memberikan perhatian terhadap umat.
"Anda mesti lihat rekam jejak gitu lho. Kalau rekam jejaknya sekarang, masa mesti saya cerita bangun masjid gitu banyak, hajiin orang gitu banyak, ntar jadi riya saya," tutupnya.Berdasarkan pantauan merdeka.com, saat Basuki atau akrab disapa Ahok memberikan sambutan, Salim bin Muhsin berteriak dari samping panggung. Dia ingin mempertanyakan apakah benar, mantan Bupati Belitung Timur itu ingin melecehkan Alquran dan Islam.Belum sempat Ahok memberikan jawaban, pihak kepolisian langsung langsung mengamankan pria yang mengenakan sarung dan baju koko tersebut keluar tempat peresmian. "Iya pak sebentar pak, sebentar pak," kata Ahok menanggapi pertanyaan warga tersebut, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (21/10).Salim yang digiring ke parkiran motor menjelaskan, kehadiran ke acara tersebut bukan ingin membuat kerusuhan. Melainkan, ingin mendapatkan penjelasan mengenai kebenaran apakah Ahok secara sengaja ingin melecehkan Alquran dan Islam."Saya sebagai seorang tokoh agama di Jakarta ini Salim bin Muhsin. Saya cinta pada ini negara, tapi urusan agama saya enggak mau termakan isu saya ingin menanyakan, itu saja. Kalau benar dia ada maksud mencerca Alquran, saya Islam hanya itu saja. Saya enggak mau bikin kacau ini negara. Itu saja," jelasnya.