Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan, pihaknya akan berkonsentrasi untuk memenangkan Paslon 01, Jokowi-Ma’ruf Amin di Jawa Barat. Sebab, ada faktor jumlah penduduk di Jabar yang merupakan terbesar di Indonesia.
Sebagai Anggota Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Cak Imin juga mengungkapkan beberapa tokoh yang dianggapnya dapat mendongkrak suara Paslon 01 di Jabar.
"Kiai Ma'ruf sendiri sebagai beliau yang orang Banten, sebagai orang Jabar juga, kemudian figur-figur seperti Kang Emil, Gubernur Ridwan Kamil itu menjadi motor, kemudian ketua-ketua PKB di seluruh daerah," tuturnya di Pondok Pesantren Al-Musri, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (14/2).
Ia menyebutkan, selain tokoh-tokoh yang dapat meraih suara masyarakat, pihaknya juga memiliki strategi tersendiri.
"Jawa Barat punya karakteristik yang khas, berbeda-beda setiap zona, tentu pendekatannya berbeda-beda. Ada yang kiai, ada yang budaya, ada yang pemuda," jelasnya.
Dengan begitu, Cak Imin menegaskan, di waktu kampanye yang tersisa ini pihaknya akan terus bekerja total untuk merebut suara.
Sementara itu, Ma'ruf Amin akan terus membangkitkan jaringan ulama di Jawa Barat bersamaan dengan gencarnya kunjungan dia ke sana.
"Iya itu terus kita lakukan (membangkitkan jaringan ulama)," katanya di lokasi yang sama.
Ia menyebutkan, pada hari Sabtu tanggal 16 Februari 2019 mendatang, dirinya akan kembali mengunjungi beberapa lokasi di Jawa Barat. Yaitu, Purwakarta, Sempur, Bandung, Cirebon, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Banjarsari, hingga Pangandaran dan berbelok ke Majenang.
Menurutnya, antusiasme masyarakat di Jawa Barat selalu besar saat dirinya berkunjung ke sana. Ia mengatakan, silaturahmi semacam ini memang sudah sepatutnya ia lakukan kepada para kiai.
"Fatsunnya ya, pantesnya saya mensilaturahmi kepada mereka, jangan sampai mereka mengatakan kyai tidak butuh dukungan saya misalnya. Karena itu kita silaturahim, tentu akan lebih mendorong semangat mereka untuk melakukan dukungan," ujar Ma'ruf.
Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com