Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Yunus Husein sebut Budi Gunawan tak lolos jadi menteri Jokowi

Yunus Husein sebut Budi Gunawan tak lolos jadi menteri Jokowi yunus husein. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kritik terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas penunjukan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri terus berlanjut. Bahkan, Budi disebut pernah masuk dalam bursa calon menteri Jokowi, namun gagal masuk karena mendapat penilaian buruk dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Hal tersebut diungkapkan mantan Kepala PPATK, Yunus Husein, melalui akun Twitter-nya, Minggu (12/1) malam.

"Calon Kapolri sekarang, pernah diusulkan menjadi menteri, tetapi pada waktu pengecekan info di PPATK dan KPK, yang bersangkutan mendapat rapor merah/tidak lulus," tulis Yunus.

Topik pilihan: Kapolri Sutarman | Mutasi Polri | Polri

Yunus tidak menjelaskan lebih lanjut dari mana informasi rahasia itu dia dapatkan. Sebab, pada saat Presiden Jokowi menyetor calon nama menteri ke PPATK, dia sudah tidak bertugas di lembaga tersebut. Namun, pada 2010, PPATK di bawah kepemimpinan Yunus Husein memang pernah menganalisis rekening gendut sejumlah perwira petinggi Polri.

"Mengapa Presiden masih mencalonkan yang bersangkutan sebagai calon Kapolri? Bukankah hal ini akan mengurangi kepercayaan masyarakat pada Presiden/Pemerintah dan Polri," lanjut Yunus.

Yunus mengingatkan pemerintahan dan institusi Polri tidak dapat menjalankan tugas dengan baik dan efektif tanpa dukungan dan kepercayaan masyarakat luas.

"Seharusnya Presiden mempertimbangkan hal-hal tersebut, kuat dan tidak tunduk pada tekanan politisi dan pihak-pihak yang memiliki kepentingan pribadi/golongan," ujar dia.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP