Pemerintah Kota Yogyakarta dan Surakarta (Solo) ingin memanfaatkan KRL (Kereta Rel Listrik) relasi Yogyakarta-Solo untuk branding kedua kota. Rencana itu diungkapkan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti seusai bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Solo, Rabu (10/11).
Menurut Haryadi, pihaknya telah mengagendakan pembicaraan permasalahan pemanfaatan KRL dengan Pemkot Solo. Apalagi keberadaan moda transportasi massal baru itu sangat vital di kedua kota.
"Kita akan bicarakan, karena KRL kan punya kami. Kami berharap pihak PT Kereta Api Indonesia itu bisa mengakomodir keinginan kami untuk mem-branding KRL Yogya-Solo ini," ujarnya.
Branding yang dimaksud Haryadi di antaranya dengan menghias interior gerbong dengan suasana berbeda. "Kita kasih misalnya ornamen apa. Tapi menyatakan bahwa kereta ini nyambungin Yogya-Solo lho. Kira-kira itu," jelasnya.
KRL Yogyakarta-Solo dan sebaliknya resmi beroperasi 10 Februari 2021 lalu. KRL saat ini menjadi salah satu transportasi pilihan utama bagi masyarakat di wilayah Kota Solo, Klaten maupun Yogyakarta, serta daerah sekitar.