Aksi nekat bak koboi dilakukan oleh seorang warga Kulon Progo berinisial E (34) di Pantai Samas, Bantul, Minggu (15/10). Berbekal senjata angin berjenis PCP, E diduga melakukan penembakan terhadap seorang pengunjung Pantai Samas bernama Ribut Ahmad Fauzan (53) warga Temanggung, Jawa Tengah.Kanit Reskrim Polsek Sanden, Aiptu Purwanto menerangkan aksi nekat pelaku E diduga bermula saat dirinya beserta anak dan istrinya sedang berkunjung ke Pantai Samas. Usai memarkir kendaraannya dan keluar dari mobil, anak E nyaris tertabrak oleh sebuah mobil rombongan wisatawan asal Temanggung.Tak terima anaknya hampir tertabrak mobil, lanjut Purwanto, E pun kemudian terlibat cekcok dengan rombongan tersebut. Cekcok pun berakhir saat akhirnya rombongan pengunjung asal Temanggung ini memilih untuk pergi ke arah pantai. Sedangkan E yang membawa senapan angin jenis PCP ini pergi ke lokasi lain."Usai cekcok, pengunjung ke pantai. Kemudian beristirahat di dekat parkiran bus. Korban (Ahmad Fauzan) tiba-tiba mengeluarkan darah di bagian pelipis kirinya. Korban kaget ada darah di pelipis matanya," terang Purwanto saat dihubungi, Senin (16/10).Purwanto menuturkan korban merasa yakin bahwa luka di pelipis kirinya akibat senapan angin yang dibawa oleh E. Tetapi saat warga dan rekan korban mencari bekas peluru yang diduga melukai pelipis kiri korban tidak ditemukan bekasnya."Karena berdarah (korban) diamankan Pak RT, terus dibawa ke Puskesmas (Sanden). Setelah dari puskesmas (korban) langsung pulang ke Temanggung, tidak membuat laporan," ujar Purwanto.Usai melakukan aksi koboi di Pantai Samas, E kemudian pergi ke Pantai Goa Cemara, Bantul. Di pantai ini, sambung Purwanto, mobil yang dikendarai oleh E hampir menabrak sebuah mobil milik pengunjung lainnya. Cekcok antara E dengan pengunjung lainnya kembali terjadi.Saat cekcok, kata Purwanto, pelaku E diduga melakukan pemukulan kepada salah seorang anggota rombongan bernama Anggoro. Anggoro dipukul di bagian muka. Anggoro yang tak terima dipukul oleh E pun segera melaporkan kasus ini ke Polsek Sanden."Memang informasi awal juga ada penembakan (di Gua Cemara), tapi setelah kami cek korban cuma kena pukulan. Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," tutup Purwanto.
Wisatawan di Pantai Samas jadi korban penembakan senapan angin
Saat cekcok, kata Purwanto, pelaku E diduga melakukan pemukulan kepada salah seorang anggota rombongan bernama Anggoro. Anggoro dipukul di bagian muka. Anggoro yang tak terima dipukul oleh E pun segera melaporkan kasus ini ke Polsek Sanden.
Rekomendasi