Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo, Pemerintah Kota Tangerang juga meminta warganya tidak melakukan aktivitas mudik. Kebijakan ini untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19 ke daerah tujuan.
"Tadi sudah ada imbauan dari Pak Presiden, tentunya kita mengimbau masyarakat tidak mudik," ungkap Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah di Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (21/4).
Pihaknya akan meningkatkan pengawasan di terminal maupun stasiun. "Sekarang kita sudah awasi. Kayak Jakarta yang pusat epidemi, datang ke sini kita awasin," terang Arief.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga meminta seluruh Perusahaan Otobus (PO) untuk tidak melakukan perjalanan angkutan mudik.
"Kita sudah lakukan sejak sosialisasi PSBB kemarin, kita minta PO-PO bus, tidak mengangkut mudik," jelas Wakil Wali Kota Tangsel, Banyamin Davnie.
Pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada PO Bus yang nakal. Meski begitu, untuk perjalanan rutin harian, Pemkot Tangsel, masih tetap mengizinkan bus membawa penumpang.
"Kita tegas, nanti berdasarkan masukan dari Dinas Perhubungan seperti apa, jika ada yang kedapatan membandel kita sanksi sesuai aturan. Tapi kalau trip-trip harian ya silahkan," jelas dia.