Politikus PKS Mardani Ali Sera menyesalkan adanya stigma buruk dari masyarakat kepada beberapa wanita bercadar pascateror bom di Surabaya. Pasalnya, wanita bercadar disebut-sebut sebagai pelaku bom bunuh diri berdasarkan video yang beredar.
"Ini yang sangat disayangkan. Pemerintah, penegak hukum, kalau paranoid segala macam yang rugi masyarakatnya," kata Mardani saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/5).
Mardani menegaskan, pemerintah dan masyarakat seharusnya melakukan deteksi dini, siapa-siapa saja dan di mana saja potensi teror yang akan terjadi.
"Kita harus deteksi dengan tepat siapa pelakunya, jangan gebyah uyah. Sekarang kaya kemarin teman-teman yang bercadar dirazia. Itu meningkatkan radikalisme, malah menimbulkan bibit terorisme baru," ujarnya.
Lebih lanjut perihal hukuman bagi pelaku teroris, Mardani sangat setuju dihukum berat. Namun, semuanya harus mempertimbangkan aspek hukum dan bukti yang dimiliki termasuk opsi kemungkinan soal hukuman mati.
"Tentu yang sekarang kan pakai KUHP. Kalau dalam dakwaan jaksa semua unsur memberatkan terpenuhi dengan skala luar biasa, terorisme lain enggak masalah asal penegakan hukum penuh," pungkasnya.