Usai dipijat terapis, pria 51 tahun meninggal di bilik salon
Merdeka.com - Salon Pieter 2 di Cikupa, kabupaten Tangerang, digegerkan saat tamu salon berinisial BL (51) meninggal usai dipijat di tempat kebugaran selaligus salon itu.
Dari keterangan keluarga korban, BL dinyatakan mengidap penyakit jantung, yang membuatnya meninggal dunia usai diterapi pijat kebugaran.
Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Iptu Ngapip Rujito menerangkan, BL yang merupakan warga asal Sumatera Utara itu, tiba-tiba saja meninggal usai menjalani terapi pijat di Salon Pieter 2, Ruko Citra Raya Blok B.10A/11R Desa Cikupa, pada Kamis kemarin.
Dijelaskannya, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian itu bermula saat BL mulai masuk ke dalam salon Pieter 2 Cikupa sekitar pukul 10.00 WIB untuk dipijat. Kemudian oleh terapisnya FH melakukan pemijatan seperti biasa.
Selesai dipijat, FH meminta korban untuk beristirahat sebelum pergi meninggalkan tempat terapi tersebut.
"Setelah 15 menit kemudian, FH kemudian memanggil BL. Namun BL tidak menjawab, kemudian FH mencoba membangunkannya, tetapi korban tetap tidak merespons panggilannnya itu, FH kemudian memanggil pemilik dan karyawan salon dan selanjutnya menghubungi Polsek terdekat," kata Iptu Ngapip Rujito.
Mendapatkan laporan dari warga, mengenai korban meninggal dunia di tempat pusat kebugaran Pieter 2, polisi melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk dilakukannya pemeriksaan medis oleh dokter.
"Selanjutnya kami lakukan pemeriksaan dengan dokter yang ada, dan dinyatakan yang bersangkutan meninggal dunia karena ada penyumbatan di bagian jantung," bilangnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya