Turbulensi Batik Air, penumpang alami patah tulang belakang & pramugari patah kaki

Penumpang atas nama Hoen Tjeng Ke mengalami patah tulang belakang dan awak kabin atas nama Sasi Yuni Triastuti mengalami patah kaki. Kedua korban langsung di rujuk ke Rumah Sakit Grand Medistra.

Lia Harahap
Oleh Lia Harahap - Reporter
Turbulensi Batik Air, penumpang alami patah tulang belakang & pramugari patah kaki
Batik Airlines. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6890 mengalami Clear Air Turbulance atau turbulensi saat melintasi Kabupaten Tobasa pada Selasa sore kemarin. Pesawat tersebut terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan tujuan Bandar Internasional Kualanamu, Deli Serdang.Beruntung Kapten Rizky Nusa bisa mendaratkan pesawat dengan baik dan sempurna di Kualanamu pada pukul 17.20 Wib. Meski demikian, peristiwa itu menyebabkan seorang pramugari dan satu penumpang (sebelumnya ditulis dua) mengalami luka."Kedua korban langsung dibawa ke Klinik Kesehatan Bandara, setelah dilakukan pengecekan oleh dokter kesehatan bandara, diketahui penumpang atas nama Hoen Tjeng Ke mengalami patah tulang belakang dan awak kabin atas nama Sasi Yuni Triastuti mengalami patah kaki. Kedua korban langsung di rujuk ke Rumah Sakit Grand Medistra untuk dilakukan perawatan lanjutan," kata PR Manajer, Ramaditya Handoko, dalam keterangan pers yang diterima merdeka.com, Rabu (25/10).Penumpang lainnya yang selama, langsung meninggalkan bandara setelah mereka mengambil bagasi. "Kami akan melakukan penanganan secara maksimal terhadap pelanggan dan awak kabin kami yang mengalami cedera akibat hal ini sebagai bentuk jaminan dan pelayanan dalam menjaga keselamatan dan keamanan, serta kenyamanan," jelas Rama.

Rekomendasi