Trik Menantu Elvy Sukaesih Sembunyikan Sabu Saat Digeledah Polisi
Merdeka.com - Menantu Elvy Sukaesih, Muhammad bin Anis alias M kembali ditangkap polisi lantaran kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Anis ditangkap terkait kasus serupa untuk kedua kalinya.
Anis dicokok polisi di Jalan Usaha, Cililitan, Jakarta Timur, pada Sabtu (5/10) lalu sekitar pukul 00.30 WIB. Polisi menangkapnya bersama pria bernama Moch. Syafik alias MS.
Keduanya kedapatan memiliki dua klip plastik berisi sabu seberat 0,66 gram. Sabu tersebut diselipkan Anis dan Syafik di bawah jam tangannya.
"Kita geledah badan ada dua klip sabu yang diletakkan di sela-sela jam. Jam dipakai diselipkan antara kulit dan jam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (7/10).
"Tersangka M menantu ibu Elvy Sukaesih, saya harap ini yang terakhir," tambah Argo.
Polisi juga menemukan satu klip sabu seberat 0,41 gram yang disembunyikan Anis dalam bungkus rokok. Sehingga, keduanya mempunyai sabu seberat 1,07 gram.
Anis dan Syafik membeli sabu dengan harga Rp1,3 juta dari seseorang bernama Jefri. Polisi kini memburu Jefri yang masih DPO.
"Saat ini sedang kita cari. Anis membeli sabu senilai Rp1,3 juta dari Jefri," kata Argo.
Alasan keduanya menggunakan sabu untuk meningkatkan percaya diri dan daya tahan tubuh. Argo pun menegaskan bahwa sabu justru merusak organ tubuh.
Dari kasus ini, Argo meminta para orang tua mengawasi anaknya dalam pergaulan supaya tidak terjerat narkoba.
"Jangan sekali kali menggunakan narkotika," ucap Argo Yuwono.
Atas perbuatannya, Anis dan Syafik dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya