Era milenial membuat perubahan sangat drastis dalam pembuatan kebijakan-kebijakan penting. Pasangan calon (Paslon) Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno bakal melakukan edukasi bagi petani untuk membuat langkah lebih efektif.
"Nantinya petani tidak akan bingung, kalau mau panen mesin datang langsung berbentuk beras yang sudah di 'packing'," kata Saifullah Yusuf, calon Gubernur Jawa Timur dalam pembukaan Bahtsul Masail Syuriah Wilayah NU Jawa Timur di Pondok Pesantren Sunan Bejagung, Tuban, Sabtu (10/2).
Gus Ipul panggilan Saifullah Yusuf mengatakan, di era saat ini kemajuan zaman membuktikan bisa mengubah kebijakan-kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Misalnya kebijakan bagi petani, menurut dia, ke depan petani tidak boleh anti terhadap perubahan, karena perubahan tersebut yang bisa memajukan warganya menjadi lebih baik.
Salah satu program yang nanti akan diterapkan adalah mengenalkan alat untuk menjadikan hasil panen langsung dikemas. Proses pengemasan ini nantinya diketahui langsung oleh petani, karena alat ini akan datang saat panen, kemudian gabah dimasukan dan gabah tersebut keluar sudah dalam bentuk kemasan petani.
Program ini, lanjut dia, membutuhkan penyadaran di tingkat masyarakat. Petani harus mengetahui supaya mereka tidak menolak adanya alat ini, karena alat ini bisa mempercepat produksi dan menghasilkan out put hasil panen yang sangat bagus. Petani bisa merasakan hasil gabah yang berubah menjadi beras.
"Program ini juga merupakan titipan para kiai. Pokoknya para kiai ingin petani sejahtera, jangan seperti pemimpin yang lalu," ujarnya.
Para kiai juga menginginkan supaya pemerintah terus melakukan inovasi supaya petani ikut merasakan kecepatan teknologi. Jangan sampai petani hanya penonton dan menjadi komoditas asing. "Kami diminta untuk terus berinovasi di dunia pertanian. Semoga semua berjalan lancar," terang Gus Ipul.