Tingkat Kesembuhan Pasien di RS Wongsonegoro Semarang Meningkat 50 Persen

"Tenaga medisnya tetap siaga karena kita masih pakai layanan perawatan covid-19. Cuma memang layanannya agak longgar," ungkap dia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tingkat Kesembuhan Pasien di RS Wongsonegoro Semarang Meningkat 50 Persen
Pasien Corona. ©2020 Merdeka.com/Antara

Pengelola RSUD Wongsonegoro Semarang menyebut jumlah pasien yang sembuh terinfeksi covid-19 mulai meningkat 50 persen. Selain itu data menunjukkan tingkat kematian akibat covid-19 mengalami penurunan 14 persen.

"Angka kesembuhan terlihat sejak minggu ke tiga bulan Januari 2021. Sekarang terlihat ada penurunan jumlah pasien dirawat di bangsal rawat inap 81 orang. Sedangkan tingkat kematian setiap harinya sekitar 2-4 orang yang meninggal dunia," kata Direktur Utama RSUD Wongsonegoro, Semarang Susi Herawati saat dikonfirmasi, Senin (15/2).

Dia menyebut di ruang ICU covid-19 terdapat 31 pasien dari total 53 tempat tidur yang disediakan saat ini. Para pasien covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakitnya rata-rata berusia 50 tahun ke atas yang mengalami kondisi berat dan kritis akibat terinfeksi virus Corona.

"Jadi untuk di ruang ICU covid-19 sekarang kapasitasnya tinggal 65 persen. Itu juga turun 35 persen," ujarnya.

Menurunnya jumlah pasien covid-19 karena tingkat kedisiplinan warga Semarang dalam mematuhi protokol kesehatan sudah cukup bagus. Sebab selain pelayanan yang memiliki fasilitas yang memadai, dan permintaan plasma konvalesen yang cukup banyak.

"Jadi setiap hari kami melayani tiga pasien yang rutin meminta tranfusi plasma konvalesen. Permintaan plasma konvalesen sesuai rekomendasi masing-masing dokter sebagai penanggung jawabnya," jelasnya.

Saat ini, kata Susi, proses pelayanan pasien covid-19 kini masih terus dilakukan, dan memastikan para tenaga kesehatan tetap standby dengan perlengkapan baju hasmat dan mengedepankan protokol kesehatan.

"Tenaga medisnya tetap siaga karena kita masih pakai layanan perawatan covid-19. Cuma memang layanannya agak longgar," ungkap dia.

Rekomendasi